SUARA SEMARANG - Rekor adu pinalti terpanjang terjadi saat PSIS Semarang tos tosan dengan Bhayangkara FC pada laga perempat final Piala Presiden 2022, Minggu (3/7/2022).
Ada 20 pemain terlibat sebagai eksekutor adu pinalti antar PSIS Semarang vs Bhayangkara FC yang digelar di Stadion Jatidiri Semarang.
Tos tosan adu pinalti dilakukan usai waktu normal pertandingan PSIS Semarang vs Bhayangkara FC dengan kedudukan sama kuat 1-1.
Sebanyak sembilan pemain PSIS Semarang berhasil melakukan eksekusi tendangan pinalti, di kubu Bhayangkara FC hanya delapan pemain.
Satu pemain PSIS Semarang yakni Jonathan Cantillana gagal mengeksekusi adu pinalti sebagai penendang kedua.
Sedangkan dua pemain Bhayangkara FC gagal melakukan tugasnya yaitu Anderson Salles penendang pertama dan Putu Gede penendang kesepuluh.
PSIS Semarang berhasil mengalahkan Bhayangkara FC lewat adu tos tosan pinalti dengan skor 9-8.
Sembilan pemain PSIS Semarang berhasil mengeksekusi adu pinalti yakni Carlos Fortes, Fredyan Wahyu, Alie Sesay, Taisei Marukawa, Oktafianus Fernando, Fendy Saputra, Alfeandra Dewangga, Wahyu Prasetyo, dan Hari Nur Yulianto.
Sementara delapan pemain Bhayangkara FC yang berhasil melaksanakan tugas eksekusi pinalti yaitu Muhammad Hargianto, Sani Rizki, Youssef Ezzejarri, Dendy Sulistyawan, Ruben Sanadi, Finky Pasamba, Kasim Botan, dan Asyraq Gufron.
Baca Juga: Tiket PSIS vs Bhayangkara FC Sold Out, Netizen: Diborong Calo!
Sebelumhnya pertandingan waktu 2x45 menit berjalan dengan tempo tinggi dan tensi yang panas antara PSIS Semarang vs Bhayangkara FC.
Para jenderal lapangan tengah kedua tim saling adu kreator dalam penguasaan bola serta mengatur serangan.
PSIS Semarang dimotori Jonathan Cantilllana, Wawan Febrianto, dan Taisei Marukawa.
Harus berhadapan dengan jenderal lapangan tengah Bhayangkara FC ada Muhammad Hargianto, Youness Mokhtar dan Andik Vermansyah.
PSIS Semarang menang penguasaan bola sebanyak 53 persen dan memilik peluang 8 shoot on goal.
Sedangkan Bhayangkara FC menciptakan 7 peluang shoot on goal dengan penguasaan bola 47 persen.
Berita Terkait
-
Menang Adu Pinalti 9-8 PSIS Semarang Lolos Semifinal Piala Presiden Kalahkan Bhayangkara FC
-
Komisaris PSIS Minta Bantuan Polisi Usut Calo Tiket Usai Laga PSIS Semarang vs Bhayangkara FC
-
Komisaris PSIS Semarang: Jangan Sampai Adu Penalti Lawan Bhayangkara FC
-
Tiket PSIS vs Bhayangkara FC Sold Out, Netizen: Diborong Calo!
-
Stadion Jatidiri Jadi Tempat Laga PSIS Semarang vs Bhayangkara FC di Perempat Final Piala Presiden 2022
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kylian Mbappe Bocorkan Tips Rahasia demi Prancis Juara Piala Dunia 2026
-
Halal Bihalal Bank Sumsel Babel 2026: Perkuat Sinergi dan Bangun Budaya Kerja Positif
-
Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
5 Fakta Aksi Begal Sadis di Prabumulih: Korban Ditendang hingga Motor Raib
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil