/
Senin, 04 Juli 2022 | 23:37 WIB
Semarang.suara.com

SUARA SEMARANG - Cara unik pedagang sate ayam si Kota Semarang gunakan suara kuntilanak saat panggil pelanggannya.

Sate ayam Bang Roni namanya, saat jam operasional berjualan yakni pukul 20.30-02.00 menggunakan suara kuntilanak sebagai penggilan kepada pelanggan dan pembeli.

Menempati lokasi di Jalan Pahlawan atau di sekitar Patung Kuda Universitas Diponegoro lapak sate ayam Bang Roni ramai sebab gunakan suara kuntilanak.

Mengunakan pengeras suara jenis toa, akan terdengar suara tertawa seram khas kuntilanak saat lapak sate Bang Roni mulai digelar.

Pembeli yang mendengar bukannya takut namun justru mendekat dan akhirnya menikmati sajian sate ayam Bang Roni.

Jika didengar secara seksama maka akan terdengar suara percakapan antara kuntilanak dengan penjual sate, seperti dalam adegan film horor yang dibintangi Suzanna.

Berikut suara horor percakapan yang terdengar dari pengeras suara toa sate ayam Bang Roni.

"Pedagang : sateee... 'Kunti : Ayam....'kunti : Bang satenya bang, pinten (berapa)???, khiii khiii khiii (Ketawa), saya kuntilanak bang...," bunyi toa tersebut.

"Biar unik dan menarik, saya pilih suara kuntilanak, karena terinspirasi dari film horor Suzanna," katanya Senin (4/7/2022).

Baca Juga: PSIS Menang Adu Penalti Lawan Bhayangkara FC, Ekspresi Walikota Semarang Jadi Sorotan

Bang Roni mengatakan, suara Kuntilanak jadi ciri khas jualan sate ayam dia, sebab biar pelanggan paham dan cepat dikenal.

"Ciri khas aja, buka mulai jam 20.30 sampai jam 2 pagi, ya menyesuaikan keadaan, kuntilanak kan keluarnya malam," katanya.

Menurutnya sejak ia menggunakan panggilan toa suara kuntilanak, pelanggan dia banyak berdatangan.

"Orang pasti penasaran, dan nyobain sate saya Alhamdulillah ada aja pembeli baru yang mampir," katanya yang asli Madiun.

Ratna Dewi (20) salah satu pembeli sate ayam Bang Roni misalanya, awal kali ia kaget dengan suara cekikikan kuntilanak disekitar Jalan Pahlawan.

Ia kaget dan mengira ada hantu Kuntilanak di jalan protokol Kota Semarang tersebut. 

Setelah menelisik ternyata pedagang sate ayam, karena penasaran ia lalu membeli seporsi sate ayam Bang Roni.

"Kagetlah, kirain Hantu kuntilanak beneran, ternyata penjual Sate Ayam. Karena penasaran, saya coba mampir dan makan sate ayam itu," ujar Dewi. 

Menurutnya, sate ayam Bang Roni selain punya ciri khas memanggil pelanggan juga rasanya enak 

"Gurih dan bumbunya berasa banget, mantap. Kalau ini namanya serem tapi enak," katanya.

Jika kalian penasaran bisa menjumpai sate Bang Roni yang ada di Jalan Pahlawan atau di dekat Patung Kuda Undip.

Sate ayam Bang Roni mudah dikenali dengan menggunakan rombong sepeda motor, bukan gerobak dorong atau warungan.

Harga Sate Ayam Bang Roni juga sangat terjangakau, untuk satu porsi hanya di bandrol dengan harga Rp 25.000 sudah termasuk minuman teh hangat. 

Load More