- PSG mengalahkan Arsenal melalui adu penalti 4-3 di Puskás Aréna, Budapest, pada Minggu dinihari, 31 Mei 2026.
- Pertandingan final Liga Champions tersebut berakhir imbang 1-1 setelah gol Kai Havertz dibalas oleh Ousmane Dembélé.
- Dua kegagalan eksekusi penalti pemain Arsenal memastikan PSG meraih gelar juara Liga Champions musim 2025/2026 tersebut.
Suara.com - Arsenal harus menelan pil pahit di final Liga Champions 2025/2026 setelah kalah dramatis dari PSG lewat adu penalti 4-3 di Puskás Aréna, Budapest, Minggu (31/5) dinihari WIB.
Laga berakhir imbang 1-1 hingga extra time sebelum PSG memastikan gelar lewat babak tos-tosan.
The Gunners sejatinya sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Kai Havertz pada menit ke-6.
Penyerang asal Jerman itu memanfaatkan serangan balik cepat dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper PSG, Matvei Safonov.
Namun PSG bangkit di babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti Ousmane Dembélé pada menit ke-65.
Sejak saat itu, tekanan terus diberikan Les Parisiens yang mendominasi penguasaan bola hingga lebih dari 70 persen, meski pertahanan Arsenal tampil disiplin.
Hingga 120 menit pertandingan, skor tetap 1-1 dan laga harus ditentukan lewat adu penalti.
Di babak adu penalti, kedua tim saling berbalas gol dengan ketegangan tinggi.
Declan Rice, Gabriel Martinelli, hingga Achraf Hakimi sukses menjalankan tugas mereka di titik putih.
Baca Juga: PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
Namun momen krusial terjadi ketika Eberechi Eze gagal mengeksekusi penalti untuk Arsenal, disusul kegagalan Gabriel yang melepaskan tembakan melambung di atas mistar gawang.
Dua kegagalan itu menjadi penentu kekalahan The Gunners. PSG pun sukses back to back juara Liga Champions.
Susunan pemain PSG vs Arsenal:
PSG: Safonov; Mendes, Pacho, Marquinhos, Hakimi; Ruiz, Vitinha, Neves; Kvaratskhelia, Dembele, Doue.
Arsenal: Raya; Hincapie, Gabriel, Saliba, Mosquera; Lewis-Skelly, Rice; Trossard, Odegaard, Saka; Havertz.
Berita Terkait
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP