/
Rabu, 14 September 2022 | 08:53 WIB
Polisi menunggu hasil tim forensik soal identitas mayat yang dibakar di Marina Kota Semarang (Pixabay/ Clker-Free-Vector-Images)

SUARA SEMARANG - Polisi belum bisa memastikan bahwa mayat terbakar di kawasan Pantai Marina adalah PNS Bapenda Kota Semarang yang menjadi saksi kasus korupsi.

Saat mayat ditemukan, ada juga motor yang memiliki nomor sama dengan yang dikendarai PNS Bapenda Kota Semarang yang hilang sejak 24 Agustus 2022 lalu.

Selain itu, terdapat nametag atas nama Wan Budi yang huruf "I" hilang karena terbakar.

Meski demikian, polisi akan menunggu hasil dari tim foresnsik yang masih bekerja untuk memastikan identitas mayat terbakar dan beberapa bagian tubuhnya hilang tersebut.

"Nanti menunggu hasil laboratorium forensik," terang Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (13/9/2022).

Kondisi mayat terbakar yang ditemukan di kawasan Marina tersebut diketahui tanpa kepala, kedua tangan, serta kaki kanan.

"Penemuannya di tempat terbuka. Kemungkinan bagian tubuh itu terbawa hewan liar bisa juga atau memang sengaja dihilangkan," ujarnya.

Di sisi lain, Polisi sempat memanggil Iwan Budi P yang merupakan dalam kasus korupsi yang terjadi 10 tahun lalu.

Menurut Dirkrimsus Polda Jawa Tengah Kombes Pol Dwi Subagio, Iwan bersikap kooperatif dalam komunikasinya dengan kepolisian.

Baca Juga: UPDATE Kode Redeem Terbaru 14September 2022, Klik Reward langsung Dapat Gun Skins dan Room Card

"Tanggal 25 itu kita sudah sepakat. Ayo kita buatkan pemeriksaan, kita buatkan surat untuk tanggal 25 untuk pemeriksaan di kantor. Iya, mau di-BAP hilang," tuturnya.

Adapun kasus dugaan korupsi alih aset itu disebut terjadi pada tahun 2010. Meski begitu, Dwi belum bisa menjelaskan lebih jauh terkait kasus tersebut.

Load More