/
Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:46 WIB
Nafa Urbach ingin temui Anies Baswedan. (Instagram @nafaurbach)

SUARA SEMARANG - Nafa Urbach berkeinginan untuk temui Anies Baswedan selaku Capres 2024 yang dideklarasikan oleh partai Nasdem.

Banyak hal yang ingin disampaikan Nafa Urbach untuk berbincang dari hati ke hati dengan Anies Baswedan.

Bertemu dengan Anies Baswedan menjadi syarat dari Nafa Urbach untuk bisa mengambil keputusan apakah dia akan bertahan atau mundur dari Nasdem.

Sebelumnya, Nafa Urbach didesak para netizen dan fans umtuk mengikuti jejak kader lainnya yang sudah mundur atau keluar dari Nasdem.

Namun Nafa Urbach belum bisa memutuskan sebab dia belum bertemu dengan Anies Baswedan. Sehingga belum ada alasan yang tepat untuk mengambil keputusan.

Nafa Urbach menyampaikan ingin bertemu terlebih dahulu dengan Anies Baswedan, melalui akun Instagram pribadinya. Pada postingannya, dia mengunggah foto bersama para tokoh Nasdem.

Hal tersebut juga sekaligus untuk menjawab banyak pertanyan publik mengapa dia tetap bertahan di Nasdem.

"Siang siang mulai lapar, guys nanti kt bahas yah kenapa aku tetep di @official_nasdem sabarr yahh, saya tau pasti ada sebagian yg akan terus menanyakan A-Z," tulisnya, Minggu (16/10/2022).

Nafa pun menyatakan akan bertemu dengan Anies Baswedan. Banyak pertanyaan dan keluh kesah yang ingin dia sampaikan kepadanya.

Baca Juga: Sinopsis Unhuman (2004), Film Horor Sci-Fi Thailand Tentang Eksperimen Genetik Berbahaya

"Sy sndiri jg belum bisa kasih statement apapun krn sy jg blum ketemu sma pak anies, pengen ngobrol dan mengeluarkan keluh kesah jg sama kek kalian," katanya.

Setelahnya, Nafa juga mesti akan berpkir panjang sebelum memutuskn untuk bertahan atau keluar mundur dari Nasdem.

Kepada para fans dan publik, Nafa meminta untuk bersabar. Akan banyak pertimbangan bagi Nafa Urbach jika memang harus dia keluar mundur dari partai.

Nasdem bagi Nafa sudah seperti rumah kedua dan bagian dari keluarga besar selama enam tahun terakhir ini.

"Tapi aku yah ndak bisa sak dek sak nyet aku musti berpikir dengan tenang krn @official_nasdem bukan cmn sekedar partai buat aku, tapi sudah menjadi kelaurga besar yg aku bangun selama 6 tahun ini," katanya.

Apalagi, lewat Nasdem, Nafa mengakui perjuangan dia dalam pergerakan lewat politik cukup mengena dan berhasil.

Nafa diketahui sangat getol dalam perjuangan melawan aksi bullying dan kekerasan kepada perempuan, pernikahan dini. Semuanya, telah mendapat perhatian oleh Nasdem dan banya perubahan hasilnya.

"Setiap kegerakan yg aku buat soal bullying dan kekerasan perempuan, pernikahan dini sampai skrng di dukung bgtu luar biasa dan masih kt lakukan dan langsung turun ke bawah dan sekolah sekolah dan banyak sekali membawa perubahan," katanya.

Di sisi lain, Nafa juga menjelaskan bahwa Nasdem bukanlah partai eksklufif atau partai yang mempermisifkan politik identitas, seperti yang ditudingkan sejak Nasdem mendeklaraskan Anies Baswedan.

"Aku ini kristen guys dan sampai detik ini tdk ada perlakuan berbeda di partai maupun pas aku turun ke lapangan di desa2," katanya.

Nafa Urbach kemudian berjanji setelah berbicara dari hati ke hati dengan Anies Baswedan maka selanjutnya akan mengumumkan kepada publik dan para fans.

"Sudahh. ada waktunya aku akan bicara sama kalian semua dan sekalian pengen ngobrol2 nanti sa pak anies langsung dr hati," tutupnya di akun @nafaurbach.

Nafa lahir dengan nama Nafa Indria Urbach pada 15 Juni 1980 di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Ia adalah anak ketiga dari empat bersaudara dari pasangan Ronald Walter Urbach dan Neneng Kusuma.

Nafa Urbach menikah dengan Zack Lee pada 16 Februari 2007. Pada tanggal 8 Februari 2011, Nafa melahirkan anak perempuan yang bernama Mikhaela Lee Jowono.

Nafa memulai kariernya sebagai vokalis Kid Rock pada tahun 1990. Popularitas Nafa meningkat ketika menjadi penyanyi yang bergenre slow rock saat ia masih berusia 14 tahun pada tahun 1994.

Nafa Urbach juga menapaki dunia sineas film. Selain itu ia kini juga aktif dalam perjuangan politik memalui partai Nasdem.

Pernah mencoba peruntungan menjadi caleg perempuan dari Nasdem pada Pileg 2019 untuk DPR RI namun gagal.

Load More