SUARA SEMARANG - Greg Nwokolo menyoroti laga uji coba antara Persib vs FC Bekasi City yang berlangsung pada Sabtu (12/11/2022).
Dalam instagram story miliknya, Greg Nwokolo menyebut jika laga uji coba antara Persib vs FC Bekasi City bisa berjalan tanpa penonton, maka seharusnya liga juga bisa jalan tanpa penonton.
"Kalo bisa uji coba tanpa penonton maka harusnya ngak ada masalah liga jalan tanpa penonton ga ada urusan sama klub yg lain main. Have a good weekend," tulis Greg Nwokolo.
Di instagram story yang lainnya, Greg Nwokolo juga mengkritisi bahwa sepakbola Indonesia saat ini dicampur dengan politik.
Hal tersebut yang membuat sepakbola Indonesia tidak bisa maju meskipun saat ini dia mengakui performa Timnas sedang bagus.
Bahkan Greg menyebut sepakbola Indonesia maju dua langkah tapi mundur 10 langkah.
"Stop the league minta KLB muncul lg orang baru yg punya kepentingan sendiri untuk tambah hancurkan sepak bola indonesia apalagi sekarang timnas lg bagus. para suporters dan media yang ikutan politic ini harus malu kalian," tulis Greg.
"FIFA main fun game ngamuk semua.Kompetisi tidak boleh jalan tapi uji coba bisa dan live. Sepakbola Indonesia maju 2 langkah mundur 10 langkah dan selalu cari kambing hitam. STOP POLITIC! STOP POLITIC! STOP POLITIC!" lanjutnya.
Greg Nwokolo juga meminta jika memang nantinya ada KLB PSSI, semua pengurus diganti orang asing agar tidak ada kepentingan politik lagi di dalamnya.
Baca Juga: Ivan Gunawan Ogah Bantu Bayar Cicilan KPR Jessica Iskandar: Kan Ada Lakinya
Dia mencontohkan Thailand yang berhasil menerapkan hal tersebut.
"Kalau memang mau KLB sekalian aja ganti semua, ikut cara Thailand pakai orang asing biar semua ini yang main politik istirahat. Cukup pakai sepak bola buat politik!"
"Yang ada sekarang gaji pemain dipotong 50-75 %, Liga mulai lagi dari awal, aturan batu dengan pengurus batu yang tidak paham sama sekali sepakbola #stoppolitik," tulis Greg.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
-
5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi