SUARA SEMARANG - Kasus kematian Brigadir J yang awalnya diskenario Ferdy Sambo sebagai peristiwa tembak menembak ternyata tidak rapi.
Ada keanehan yang terjadi dalam skenario Ferdy Sambo saat merekayasa kematian Brigadir J.
Salah satu yang menjadi kejanggalan adalah tidak adanya ceceran darah di lantai saat terjadi peristiwa tersebut.
Saksi dari penyidik Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan, Briptu Martin Gabe Sahata memaparkan, jika memang terjadi tembak menembak, seharusnya ada cipratan darah yang ada di TKP.
"Secara pribadi saya melihat keanehan," ujar Martin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/11/2022).
"Pada saat posisi almarhum yang berada di depan pintu terjadi tembak menembak antara terdakwa dengan almarhum, saya rasa tidak adanya cipratan darah dari depan pintu kamar ibu PC (Putri Candrawathi)," tambahnya.
Hakim yang penasaran lantas menanyakan kembali perihal cipratan yang dimaksud tersebut.
"Coba ceritakan kejanggalan saudara tidak ada cipratan darah itu bagaimana? Apakah senjata itu diarahkan terlalu dekat sehingga tidak ada cipratan darah? Atau bagaimana?," tanya hakim.
Martin menjelaskan bahwa lantai di TKP tidak terdapat cipratan darah.
Baca Juga: Update Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Capai 62 Jiwa, 434 Rumah Rusak
"Pada saat almarhum terkena tembakan tidak ada tetesan darah yang berada di lantai," jawab Martin.
"Selanjutnya?," tanya hakim lagi.
"Hanya itu saja Yang Mulia," ucap Martin.
"Hanya itu saja? Artinya tidak ada cipratan darah di lantai, saudara sudah merasa itu ada kejanggalan?," tegas hakim.
"Iya," tandas Martin.
Diketahui, sidang Ferdy Sambo dilanjutkan kembali mulai Senin (21/11/2022) dengan mendatangkan terdakwa Bharada E.
Sedangkan Ferdy Sambo dijadwalkan akan menjalani sidang lanjutan pada hari ini Selasa (22/11/2022).
Berita Terkait
-
Bharada E dan Bripka RR Minta Maaf Sempat Tak Jujur karena Ikut Skenario Sambo
-
Ngaku Ikut Skenario Ferdy Sambo, Bharada E Dan Ricky Rizal Kompak Minta Maaf Ke Penyidik Polri: Maafkan Komandan
-
Terseret Pusaran Kasus Ferdy Sambo, Ridwan Soplanit: Saya Di-Prank
-
Bharada E Minta Maaf ke Anggota Polres Jaksel: Saya Hanya Ikuti Skenario Ferdy Sambo
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi