/
Selasa, 22 November 2022 | 15:46 WIB
Hotel Rooms Inc yang berkolaborasi dengan Jurnalis FC Semarang menggelar ngobrol santai sepakbola bersama para pakar, di antaranya CEO PSIS Yoyok Sukawi, GM PSIS Liluk Wahyoe Winarto, dan Ketua KONI K (Suara Semarang)

SUARA SEMARANGCEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi buka-bukaan masa depan Tim Nasional (Timnas) Indonesia agar bisa pentas di Piala Dunia.

Yoyok Sukawi ngobrol Piala Dunia bersama, GM PSIS Liluk Wahyoe Winarto, dan Ketua KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara, serta Jurnalis FC Semarang, saat sarasehan sepakbola dan nonton piala dunia bersama di Meet 'neet & Spacebar Resto Hotel Rooms Inc Semarang pada Senin Malam (21/11/2022). 

Sembari menunggu laga Piala Dunia 2022 Qatar, dengan laga Iran Vs Inggris, Hotel Rooms Inc yang berkolaborasi dengan Jurnalis FC Semarang menggelar ngobrol santai sepakbola bersama para pakar, di antaranya CEO PSIS Yoyok Sukawi, GM PSIS Liluk Wahyoe Winarto, dan Ketua KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara. 

Topik yang diperbincangkan cukup menarik, yakni soal harapan Indonesia bisa mengikuti piala dunia dan mengenai pembinaan bibit muda sepak bola di Semarang. 

Yoyok Sukawi yang juga anggota Komisi X DPR RI menegaskan upaya untuk bisa lolos ke Piala Dunia telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia. 

"Kalau kita bicara piala dunia, indonesia masih lama menurut saya. Kalau U20 itu kesempatan satu-satunya. Ya masih lama lah, karena kita asia saja belum," ujar Yoyok dalam sesi dialog. 

Yoyok Sukawi menyebut bukan tidak mungkin Timnas Indonesia bisa lolos Piala Dunia. 

"Kita genjot saat ini yaitu naturalisasi pemain dari Belanda, dari Jerman dari Inggris. Mereka punya hak untuk menjadi warga negara indonesia," ujarnya. 

Yoyok Sukawi mengungkapkan talenta muda di Semarang tak pernah habis. Pemain muda berbakat selalu bermunculan. 

Baca Juga: Diunggulkan Jadi Juara, Ini Pemain Bintang Argentina di Ajang Piala Dunia 2022 Qatar

"Kalau kita ngomong bibit dari Semarang ada Arhan yang akan ikut di piala dunia U-20. Kemudian talenta muda yang lainnya seperti Dewangga, ada Jauhari yang dari persis solo. Mereka dibesarkan dari semarang," ucapnya

"Semarang tidak kehabisan talenta muda, pembibitan dari SSB, kemudian kita juga pro Akademy. Maka enggak aneh, kalau ada pemain2 dari daerah sekitar masuk ke Semarang, karena pembinaan di semarang ini bagus," tambah Yoyok. 

Sementara itu, GM PSIS Semarang Wahyu "Liluk" Winarto menyebut tugas klub adalah terus mencari bibit-bibit pemain muda berbakat. 

"Saya yakin mas Yoyok dan PSSI pusat segera ingin masuk ke piala dunia, kita yang di klub tugasnya mencari bibit pemain," ujar Liluk. 

Ketum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara yang juga menjadi narasumber acara tersebut optimis dengan pembinaan atlet saat ini Indonesia bisa berprestasi ke tinggkat yang lebih tinggi. 

"Masalah bola, mas Yoyok dan Mas Liluk ini ahlinya. Ya kami dari Koni Kota Semarang tentu suport untuk melakukan pembinaan atlet," ucapnya.

Load More