SUARA SEMARANG - Ferdy Sambo yang menjadi terdakwa pembunuhan Brigadir J meminta maaf kepada anggota Polri yang terlibat.
Dalam sidang, Ferdy Sambo mengatakan bahwa dirinya mengakui memberikan keterangan yang tidak benar dalam kasus kematian Brigadir J.
Oleh karena itu, suami Putri Candrawathi tersebut meminta maaf, terutama pada Polres Metro Jakarta Selatan yang menangani kasus kematian Brigadir J di rumah dinasnya.
"Terkait dengan pernyataan kenapa saya harus mengorbankan para penyidik, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada adik-adik saya," ujar Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2202).
Ferdy Sambo mengaku bersalah dalam sidang kode etik. Dia menyampaikan bahwa para penyidik yang tidak mengetahui seknarionya sejak awal tidak salah.
"Karena Saya sudah memberikan keterangan tidak benar di awal-awal dan pada sidang kode etik, di semua pemeriksaan saya sudah sampaikan adik-adik ini tidak salah, saya yang salah, tetapi mereka juga harus dihukum karena dianggap tahu peristiwa ini," jelasnya.
Mewakili keluarganya, Ferdy Sambo mengatakan menyesal karena menyeret anggota Polri lainnya untuk masuk ke dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
"Jadi saya atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan permohonan maaf adik-adik saya. Saya sangat menyesal," tandasnya.
Sebelumnya, Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ridwan Rhekynellson Soplanit mengeluhkan keterlibatan dirinya di kasus pembunuhan Brigadir J yang dirancang oleh Ferdy Sambo.
Baca Juga: Pilih Dari Angkatan Laut, Ini Alasan JokowiJadikan Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI
Ridwan menyebutkan bahwa hukuman yang diterimanya membuat kariernya di kepolisian terhambat.
Dia mempertanyakan kenapa dirinya dilibatkan dan dikorbankan dalam kasus pembunuhan yang direncanakan Ferdy Sambo.
"Mungkin saya diberikan kesempatan untuk ke senior saya pak Ferdy Sambo. Pertanyaan saya ke Pak Sambo, ‘kenapa kami harus dikorbankan pada masalah ini’," ucap Ridwan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Berita Terkait
-
Teka-teki Sarung Tangan Ferdy Sambo Sebelum Brigadir J Dibunuh, Rekaman CCTV Berbeda Dari Keterangan Adzan Romer
-
Soal Buka-bukaan BAP Kasus Suap Tambang Ilegal, Ferdy Sambo Tantang Balik Kabareskrim
-
Momen Heboh di Sidang Sambo: 'Nyanyi' Tambang Ilegal hingga Keluh Kesah Anak Buah
-
Terpopuler: Iriana Jokowi Koleksi Tas Mewah Saat Jokowi Tekan Belanja Impor, Hingga Atur Keuangan Ferdy Sambo
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
SheHacks dan AI Jadi Kunci UMKM Perempuan Indonesia Naik Kelas di Era Digital
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Aldi Taher Ungkap Kondisi Raffi Ahmad usai Operasi Benjolan di Punggung
-
Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi
-
Gaya Rambut Piala Dunia Paling Ikonik: Mohawk Beckham, Kuncung Ronaldo hingga Blonde Neymar
-
Hasil Timnas Indonesia vs Oman di Babak I: Garuda Unggul 2-0 Lewat Gol Hubner dan Ole Romeny
-
Gaji 13 ASN, TNI, dan Polri di Sultra Sudah Masuk Rekening
-
Wonderkid Persija Arlyansyah Sambut Antusias Kehadiran Adidas Home of Football di Jakarta