"Di Jakarta terjadi perundingan antara Sekutu dengan Sjahrir CS, Inggris mempertanyakan siapa penanggungjawab RI di Kota Semarang, Jakarta bingung, namun segera menunjuk Ichsan yang memang berada di dalam kota Semarang," jelasa Oscar Motulloh.
Kota Semarang saat itu memiliki posisi strategis dan penting, saat kedatangn Sekutu (Inggris) untuk melucuti senjata tentara Jepang yang kalah di Perang Dunia ke 2.
Namun Sekutu disusupi pasuakan Belanda NICA yang ingin kembali berambisi mengkolonialisasi Indonesia. Mereka mendarat di tiga pelabuhan besar, Semarang, Tanjung Priok dan Surabaya.
Seketika perlawan rakyat kembali berkobar di Semarang. Terjadi pertempuran lima hari Semarang dan peristiwan Palagan Ambarawa.
Firman Ichsan kemudian mengisahkan ayahnya memilih kehidupan politik, dimana awalnya bersahabat dengan tokoh pergerakan mahasiswa Indonesia di Belanda bernama Slamet Faiman, yang saat itu menentang fasisme NAZI.
Persahabatan Mohammad Ichsan dengan Slamet Faiman bermula di gladak kapal SS Johan de Witt (kapal penumpang anyar Hindia Belanda). Dari situ, Mohamamd Ichsan mendapat pondasi menetapkan arah politiknya, berada di jalur ideologi sebagai seorang nasionalis.
Slamet Faiman, saat itu bertugas di kapal bercerobong ganda, dengan panjang 159,4 meter. Dia juga aktivis pererakan buruh di Rotterdam.
Pelayaran yang tengah Ichsan jalani merupakan upaya mengikuti jejak kakak semata wayangnya Djoenadi yang sudah duluan menuntut ilmu di Belanda.
Firman Ichsan memiliki kenangan kisah dari ayahnya yang paling menarik dan kerap sekali diceritakan kepadanya yaitu mengenai Kota Semarang, yang telah mengubah jalan hidupnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Sabtu, 17 Desember 2022
Walau masa jabatannya tak berlangsung lama namun Mohammad Ichsan merasa Kota Semarang telah membuatnya terlahir kembali (sebagai orang Indonesia). Ia mengagumi rakyat Semarang yang menolak mendapatkan beras jatah Inggris dan menginginkan beras republik.
"Cerita para pemuda pemudi yang menjadi kuris dari Front Barat Semarang yang gagah berani, diucapkan dengan nada kekaguman. Sert kepercayaan yang diberikan para pemimpin Republik untuk memimpin kota yang dicintainya," kata Firman.
Firman Ichsan dalam pameran tersebut juga menyerahkan dokumen-dokumen yang disimpan almarhum semasa semasa revolusi kepada negara. Arsip penting itu diserahkan kepada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang pada 10 Desember 2022.
Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita mengucapkan terimakasih atas dokumen dan arsip tentang Mohammad Ichsan kepada Pemkot Semarang.
"Ini dokumen luar biasa dari Mr Moh Ichsan awaalnya kita tidak tahu sejarahnya, selain sebagai walikota juga tokoh nasional, meungkin banyak orang yang belum tahu," kata Mbak Ita.
Mbak Ita pun akhirya memahami ternyata selain sebagai walikota Semarang juga pernah menjadi duta besar Indonesia untuk Thailand, Vietnam dan Kamboja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Belum Move On dari Drama Korea Love Me? Ini 4 Drakor Terbaik Seo Hyun Jin
-
Berapa Harga Smart TV Xiaomi? Berikut 5 Pilihan Termurah Mulai Rp1 Jutaan
-
Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
-
7 Fakta Menyentuh di Balik Bocah 8 Tahun yang Tewas Saat Jual Tisu Karena Tak Ada Nasi di Rumah
-
5 Shio yang Energinya Diprediksi Akan Bertabrakan di Tahun Kuda Api
-
Banten Kembangkan Pariwisata Olahraga, Infrastruktur Jadi Tantangan Utama
-
5 Program Mudik Gratis 2026, Rute Pulang Lebaran ke Seluruh Jawa hingga Sumatera dan Kalimantan
-
Resmi Dipersunting Jaz Hayat, Inilah Profil Lengkap Wavi Zihan Aktris Spesialis Film Horor
-
Status Tanggap Darurat Longsor Cisarua Dicabut, Bandung Barat Masuki Tahap Transisi Pemulihan
-
Di Balik Tekanan Menikah: Ada Kecemasan Ekonomi Orang Tua