SUARA SEMARANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang bertindak tegas mulai dari bangunan ilegal, gajian C hingga perumahan yang salahi fungsi lahan hijau.
Tindakan Satpol PP sebagai respon atas kejadian banjir limpasan di wilayah Perumahan Wahyu Utomo Ngaliyan pada Minggu (6/11/2022) lalu.
Dugaan adanya bangunan ilegal dan salahi fungsi lahan hijau pada wilayah Semarang bagian atas menjadi penyebab atau biang keladi banjir.
Karenanya, Satpol PP akan melakukan sidak lapangan pada wilayah Semarang bagian atas sepeti di kecamatan Gunungpati.
"Pekan depan Selasa ya, tim gabungan Satpol PP akan sidak cek lokasi," kata Fajar Purwoto Kasatpol PP Kota Semarang, Sabtu (12/11/2022).
Fajar mengatakan sejumlah petugas dari tim gabungan terdiri dari Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum, Bagian Hukum Setda, Dinas Perumahan dan Permukiman, serta Dinas Tata Ruang untuk turun cek ke lokasi Semarang bagian atas.
Dia menuturkan sidak akan dimulai dari Kali Beringin hingga ke hulu, terutama daerah Gunungpati. Hal ini karena disinyalir banyak perumahan yang menempati lahan hijau serta tidak berizin alias liar.
Dugaan ada bangunan Ilegal yang salahi fungsi lahan hijau didapatkan dari laporan warga.
“Informasi warga sekitar Gunungpati, banyak lahan hijau yang bukan untuk perumahan malah jadi perumahan,” katanya.
Selain sidak pada bangunan Ilegal dan salahi aturan fungsi lahan, Satpol PP juga akan mengecek beberapa Galian C yang ada di area atas.
Sebab, sangat dimungkinkan adanya Galian C turut adil merusak ekosistem terutama resapan air yang tak maksimal saat hujan turun.
"Nanti hasil maping kita serahkan kepada Bu Walikota Semarang," katanya.
Sidak dilakukan dengan memperhatikan indikator pada fungsi lahan hijau atau yang tidak diperbolehkan adanya pemanfaatan bangunan.
Pihaknya akan melakukan beberapa tindakan bagi yang melanggar alih fungsi lahan hijau pada wilayah Semarang bagian atas.
"Kepada pelanggar perda kami tindak tegas, dari penyegelan hingga pembongkaran," katanya.
Sebelumnya, Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak memerintahkan Sekda Kota Semarang dan Satpol PP untuk menyelidiki wilayah Semarang bagian atas.
Menurut Mbak Ita, kejadian banjir limpasan di Perumahan Wahyu Utomo tidak begitu saja terjadi, sebab hanya ada sungai kecil.
"Kita koordinasikan dengan ahli geologi Dinas ESDM, satpol PP untuk cek dan selidiki ada apa di Semarang bagian atas apakah ada yang menyalahi fungsi lahan," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Uji Coba Tol Semarang Demak Dibuka 12-17 November Seksi 2, Ini Lokasi Pintu Masuk dan Exit Tol
-
Jadwal Uji Coba Tol Semarang Demak Dibuka 12-17 November Seksi 2, Ini Lokasi Pintu Masuk dan Exit Tol
-
4 Penyebab Reading Slump, Jangan Dibiarkan!
-
4 Penyebab Orang Lain Enggan Berteman Denganmu, Yuk Instrospeksi!
-
3 Faktor Penyebab Laki-Laki Insecure, Fisik Salah Satunya!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya