/
Minggu, 13 November 2022 | 21:47 WIB
Operasi pasar oleh Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita. (Dok. Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak punya cara untuk jaga stabilitas harga bahan pangan.

Mbak Ita langsung menggerakkan program operasi pasar di tujuh kelurahan yang ada Kota Semarang agar stabilitas harga bahan pangan terjaga.

Operasi pasar dilakukan melalui penyediaan sembako murah subsidi dan non subsidi dengan harga terjangkau yang diperuntukkan bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. 

Mbak Ita menginginkan masyarakat dapat mengakses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi yang menjadi ancaman krisis ekonomi di tahun 2023.

"Operasi pasar ini bisa tepat sasaran sehingga kami membuat program operasi pasar di tujuh kelurahan dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Kota Semarang," kata Mbak Ita.

Adapun enam kelurahan lain yang menjadi target operasi pasar selain Kelurahan Rejosari adalah Kelurahan Kemijen, Kelurahan Tanjungmas, Kelurahan Bandarharjo, Kelurahan Tandang, Kelurahan Muktiharjo Kidul, dan Kelurahan Jomblang. Menurut rencana, operasi pasar ini akan dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2022.

Kelurahan Rejosari yang menjadi lokasi perdana pelaksanaan operasi pasar, yang digelar pada 11 November 2022 kemarin.

Mbak Ita menyampaikan bahwa masyarakat yang berhak mendapat jatah sembako di operasi pasar adalah mereka yang sudah terdaftar di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

"Untuk warga kurang mampu tapi belum terdaftar di DTKS bisa memperoleh lewat Pak Rahman (Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman) yang diadakan di tempat yang sama oleh Dinas Ketahanan Pangan," katanya.

Baca Juga: Dibuka Tol Semarang Demak Seksi 2, Ini Jadwal Jam Uji Coba

Sementara itu, ada perbedaan antara keduanya yaitu sembako murah bagi warga yang terdaftar di DTKS telah disubsidi oleh pemerintah sedangkan yang dijual melalui Pak Rahman adalah sembako murah non-subsidi. 

Di samping penyediaan sembako murah, dalam operasi pasar tersebut juga dilaksanakan berbagai kegiatan pelayanan masyarakat oleh OPD-OPD di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

Pelayanan yang tersedia di antaranya adalah pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi, pelayanan KB (Keluarga Berencana), pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan ketenagakerjaan, perpustakaan keliling, hingga konsultasi Kredit Wibawa. 

"Saya dari awal berpesan kepada teman-teman supaya acara operasi pasar ini nanti jangan kecil-kecilan (setengah-setengah). Makanya kami sediakan juga pelayanan-pelayanan lainnya untuk memudahkan warga jika ada yang perlu diurus. Tadi ada sosialisasi QRIS oleh Bank Indonesia juga. Ini adalah wujud bagaimana konsep Bergerak Bersama," pungkas Mbak Ita.

Operasi Pasar Pemerintah Kota Semarang untuk menekan inflasi bekerjasama antara Dinas Perdagangan dengan Bulog, Bank Indonesia, Bank Jateng, dan Pertamina.

Load More