SUARA SEMARANG - Suporter PSIS Semarang menagih janji manajemen untuk mendatangkan pelatih baru yang pernah dijanjikan akan dikenalkan pada bulan Oktober 2022.
Melalui kolom komentar instagram, mereka menanyakan kapan pelatih defnitif PSIS Semarang akan menahkodai Laskar Mahesa Jenar.
Padahal, dalam unggahan PSIS Semarang yang dikomentari para suporter tersebut tidak membahas mengenai pelatih, melainkan progres dua pemain trial, yakni Wellington Petinha dan Ryo Fuji.
Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa dua pemain trial tersebut sedang menjalani internal game antara PSIS Semarang dan U 20.
Dijelasakn pula, tim pelatih PSIS Semarang akan memantau perkembangan dua pemain tersebut.
"Pagi tadi digelar internal game antara pemain-pemain muda PSIS Senior dan tim U20 yang di dalamnya dilibatkan dua pemain trial Wellington Petinha dan Ryo Fujii," tulis admin PSIS Semarang.
"Tim pelatih akan terus memantau perkembangan dua pemain tersebut untuk menentukan direkrut tidaknya mereka berdua," sambungnya.
Namun para pendukung justru malah menayankan siapa tim pelatih yang dimaksud.
Diketahui, usai Sergio Alexandre dipecat, PSIS Semarang menggunakan lisensi Ian Andrew Gillan sebagai syarat mengikuti BRI Liga 1.
Hal tersebut pernah disampaikan General Manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto yang berjanji akan mengenalkan pelatih definitif pada bulan Oktober 2022.
"Sesuai regulasi, PSIS harus mendaftarkan pelatih kepala hari ini 26 September. Oleh karena itu, kami untuk sementara mendaftarkan coach Ian yang telah memiliki lisensi AFC Pro. Kami pinjam lisensi beliau," ujarnya, Senin (26/9/2022).
"Coach Ian mengisi posisi pelatih kepala sambil kita tunggu pelatih baru definitif yang rencananya datang di Bulan Oktober," imbuhnya.
Namun yang sering terlihat aktif memberikan instruksi di lapangan adalah sang asisten pelatih Ahmad Resal.
Hal tersebut menjadi kekhawatiran pendukung PSIS Semarang karena ingin segera memiliki pelatih yang benar-benar memiliki lisensi, bukan hanya meminjam nama saja.
"Cari head coach dulu baru cari pemain," tulis salah satu pendukung PSIS Semarang dalam kolom komentar.
"Daripada rekrut pemain mending golek Pelatih Wae.. Evaluasi.. " timpal netizen lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Nyaris Berlutut di Kaki Pemain Persikabo 1973, Gol Telat Daisuke Sato Selamatkan Persib dari Kekalahan
-
Gatot, 2 Gelandang Ini Bisa Bikin Runyam PSIS Semarang Paruh Musim Kedua Liga, Jojo Menuju Buriram
-
Keluh Kesah Carlos Fortes di PSIS Semarang: 2022 Berakhir! 2023 Tahunku
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Persis Solo, Segera Kick-off
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat
-
Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok
-
90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Harga Bedak Glad2Glow 2in1 Berapa? Cari Tahu Keunggulan, Pilihan Shade, dan Review Pembeli
-
ACSET Divonis Denda Rp 350 Juta dalam Kasus MBZ
-
Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret
-
Usai Ricuh Forum GIK, Mahasiswa UGM Sebut Demokrasi Indonesia Telah Mati
-
Dipukul Fakta: Bukan Messi, Rekor Gol Piala Dunia Masih Milik Striker Brasil
-
Truk TNI Dihadang Lewat Saat Mahasiswa di Medan Demo: Hanya Ojol yang Boleh Lewat