SUARA SEMARANG - Banjir kembali terjadi hari ini di Kota Semarang, kali ini Perumahan Dinar Indah Meteseh tenggelam oleh air bandang limpasan.
Di ketahui jika banjir di Semarang terjadi pada Jumat 6 Januari 2022 sore sekitar pukul 15.00 WIB. Hujan deras sejak siang hari membuat tanggul jebol.
Limpasan air tanggul yang jebol menyebabkan Perumahan Dinar Indah yang ada di Meteseh Semarang tenggelam seukuran dada manusia biasa.
Air yang menenggelamkan Perumahan Dinar Indah ini tak diduga warga sebab secara tiba-tiba dan cepat sekali datangnya.
Hal ini membuat warga terutama ibu-ibu dan anak-anak yang berupaya menyelamatkan diri tampat panik dan histeris.
Informasi banjir tenggelamkan Perumahan Dinar Indah Meteseh Semarang ini dikabarkan oleh akun Instagram @exploresemarang, Jumat 6 Januari 2022.
Tampak dalam video yang diunggah, air yang cukup deras dan makin meninggi membuat panik warga Perumahan Dinar Indah Meteseh.
Dalam video tersebut, para warga komplek Perumahan Dinar Indah Meteseh pun saling berhamburan untuk mengungsi dengan melintasi genangan air limpasan yang cukup tinggi seukuran dada manusia dewasa.
Parahnya gennangan air tersebut membuat ibu-ibu dan anak-anak yang digendong saat menyeberangi air menangis histeris dan ketakutan. Sebab arus air banjir juga cukup kencaang.
Informasi yang dihimpun, jika banjir di Perumahan Dinar Indah Meteseh menenggelamkan wilayah RT 6 dan RT 7 RW 26.
Banjir terjadi karena tanggul kali Pengkol jebol tak kuat menahan debit dan arus air saat diguyur hujan deras.
Kota Semarang pada Jumat 6 Januari 2022 juga diguyur hujan deras saaat siang hari, ditambah dengan intensitas huja deras pula pada wilayah Semarang sekitarnya seperti di Ungaran.
Di ketahui pula terdapat dua sungai yakni Babon dan Pengkol yang menampung air dari wilayah Semarang bagian atas, dan mengalir berdekatan dengan Perumahan Dinar Indah Meteseh.
Terkini, para warga sudah mulai dungsikan ke lokasi sekitar yang aman dari banjir. Plt Walikota Semarang dan jajaran Pemkot langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan tindakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Misteri Ritual Kuno yang Mencekam!
-
Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
First Look Film Werwulf, Aaron Taylor-Johnson Jadi Manusia Serigala
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir