SUARA SEMARANG - Bus tim PSIS Semarang dikabarkan ditarik oleh pemiliknya, sehingga Taisei Marukawa cs harus menggunakan bus pelat merah milik Pemkot Semarang.
Bus PSIS Semarang dengan pelat nomor H 7932 SM ini menjadi isu terbaru kondisi internal tim yang dinilai oleh suporter sedang tidak baik-baik saja.
Saat ini, disebut sudah terjadi peralihan bus tim PSIS Semarang yang sebelumnya digunakan Taisei marukawa cs dari pelat nomor H 7932 SM ke pelat nomor merah H 9504 SH.
Dalam sebuah surat yang diunggah oleh akun facebook Tulus Jati Purnomo di Grup PSIS Semarang tertera jika bus tim yang biasa digunakan pemain diserahkan kembali pada pemiliknya.
Tertera, bus yang biasa digunakan tim PSIS Semarang itu merupakan milik PT Charlie Hospital. PT Charlie Hospital merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan atau rumah sakit milik Komisaris Junianto.
BPKB bus tersebut juga atas nama PT Charlie Hospital yang merupakan sponsor utama PSIS Semarang musim ini.
Serah terima pengembalian bus itu dilakukan per tanggal 13 Januari 2023.dan ditandatangani oleh kedua belah pihak, yakni Pihak pertama PT Mahesa Jenar dan PT Charlie Hospital.
"Maturnuwun Pak, sampun diampili bis e (Terima kasih pak, sudah dipinjami bus)" tulis akun tersebut.
Sementara di akun instagram @forzapsis1932 mengunggah foto bus pengganti yang digunakan oleh PSIS Semarang.
Baca Juga: Resmi Dilepas PSIS Semarang, Jonathan Cantillana Gagal Reuni Jika Benar Pindah di PSS Sleman
Dalam unggahan iu terlihat bus lawas PSIS Semarang yang digunakan pada musim-musim sebelumnya.
Bus itu berpelat nomor merah dan disebut dari Pemkot Semarang. "NGENES LUR Bus nya tim kesayanganku di jaluk seng ndue," tulis akun tersebut.
"Bnr yg saya bilang dlu setelah ebes pergi. Tim ini sedang tidak baik2 saja. Walaupun manajemen berasumsi keadaan masih ok & hubungan masih baik2 saja. Tp kykny itu hanya utk menutup-nutupi. Awal2 sudah kelihatan sponsor mulai hilang dan psis tc berubah nama jdi charle tc.
Semoga manajemen bisa transparan ke para pendukung," komentar akun @bayuadityarahman24.
Sementara itu salah satu akun instagram mentag akun eks Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi soal bus tersebut.
"pak hendi bis e meh dijaluk sing ndue, anggaranke APBD daerah pakk," tulis akun @luthfiariefsetiyono.
Tak disangka, Hendrar Prihadi membalas komentar tersebut. Namun hanya ikon mulut terkunci. Hal itu wajar saja, mengingat Hendi saat ini bukan Wali Kota Semarang lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat
-
Hari Ini, Pemegang Saham BBRI Mulai Nikmati Pencairan Dividen
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
4 Spray Serum Bi-Phase Kunci Kulit Glowing Setiap Hari, Under Rp100 Ribuan!
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
BRI Cairkan Dividen Tunai Rp346 per Saham, Total Pembayaran Capai Rp52,1 Triliun
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Dividen BRI Mulai Dicairkan, Investor Terima Pembayaran Tunai Rp31,47 Triliun
-
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah