SUARA SEMARANG - Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi terang-terangan menunjukkan ketertarikannya kepada pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Bahkan jika kontrak Shin Tae-yong tidak diperpanjang PSSI, Yoyok berminat menjadikan pelatih asal Korea Selatan tersebut sebagai juru taktik Laskar Mahesa Jenar.
Namun sebelum menawarkan kontrak bersama PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan bahwa dia menghormati kontrak Shin Tae-yong bersama Timnas.
Yoyok Sukawi mendukung jika kontrak Shin Tae-yong bisa diperpanjang oleh PSSI.
"Saya pasti mendukung Shin Tae-yong sampai akhir kontraknya, kalau bisa diperpanjang. Kemarin di Piala AFF itu memang segala sesuatunya seperti alam tidak menghendaki Indonesia menjadi juara. Jadi, tidak bisa kesalahannya hanya dilimpahkan kepada Shin Tae-yong,” ujar Yoyok Sukawi, dikutip dari ANTARA, Senin (16/1/2023).
Namun, jika kontrak Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia tidak diperpanjang, Yoyok Sukawi mengaku ingin membawa pria berusia 52 tahun tersebut untuk menjadi pelatih kepala PSIS Semarang.
“Kalau selesai dengan PSSI, kami tertarik mengambilnya,” tambah Yoyok Sukawi.
Nasib Shin Tae-yong di timnas Indonesia saat ini memang tengah menjadi pembicaraan usai gagal membawa Indonesia menjadi juara Piala AFF 2022.
Kontrak Shin Tae-yong diketahui akan berakhir pada Desember 2023 mendatang.
Baca Juga: Kapten Persija Buka Suara Soal Kebijakan PSSI Tiadakan Degradasi di BRI Liga 1
Selama menangani timnas Indonesi, Shin Tae-yong berhasil mendongkrak peringkat FIFA timnas Indonesia dari 179 ke 151.
Berita Terkait
-
Kapten Persija Buka Suara Soal Kebijakan PSSI Tiadakan Degradasi di BRI Liga 1
-
Trenyuh Pesan Iwan Bule Untuk Bos PSIS Semarang Pilih Pulang Kampung, Yoyok Sukawi: Mungkin Tuhan Telah Menegur Saya
-
Pecah Telur, Carlos Fortes Cetak Gol Pertama di Musim Ini Bersama PSIS Semarang
-
Hasil BRI Liga 1: Carlos Fortes Jadi Pembeda, PSIS Bungkam RANS 1-0
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi