SUARA SEMARANG - Nabil Husien pemilik Borneo FC langsung memberi komentar saat pertemuan antara Keisuke Honda dengan bos Persik Kediri Arthur Irawan.
Sebuah pertemuan antara Keisuke Honda dengan Athur Irawan pun menguap kabar bahwa ia akan menjadi pelatih Persik Kediri.
Ibarat memberikan informasi tanda tanya bakal kemana dan mau apa kedatangan Keisuke Honda ke Indonesia langsung blak-blakan dikomentari Nabil Husien.
Hal ini tentunya membuat makin panas kehadiran Keisuke Honda ke Indonesia yang rumornya bakal jadi pelatih salah satu klub Liga 1.
Keisuke Honda tiba di Indonesia pada Sabtu 15 Januari 2023. Nama dia kemudian dikaitkan dengan PSIS Semarang. Namun kini juga berpeluang menjadi coach Persik Kediri.
Sebelumnya, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi juga memberikan teka teki tentang nama Honda. Ia mengunggah postingan dari Japan Style hingga menyebut nama Honda.
Nama eks pemain AC Milan tersebut langsung tersiar bakal ada deal antara Mahesa Jenar untuk memplot sebagai pelatih.
Saat ini, PSIS Semarang masih membutuhkan sosok kepala pelatih untuk menukangi selama putaran kedua Liga 1 bergulir.
Namun, sepertinya rumor Keisuke Honda bakal mendaratkan diri di PSIS Semarang pupus sudah.
Baca Juga: Jadi Pelatih Keisuke Honda Dampingi PSIS Semarang Lawan RANS Nusantara FC, Berikut Penjelasannya
Bos Persik Kediri langsung melakukan pertemuan dengan Keisuke Honda. Entah apa yang dibicarkan mereka.
"Learning from the best (belajar dari yang terbaik)" caption Instagram pribadi Arthur Irawan Minggu 15 Januari 2023.
Postingan Arthur Irawan pun mendapat beragam komentar dari netzien yang penasaran pertemuna dengan Keisuke Honda.
Cukup menariknya, adalah komentar dari bos Borneo FC Nabil Husien. Ia secara terang-terangan dengan kalimat berbicara tentang kontrak.
"Kontrak sudaaah" komentar dia.
Mendapat komentar tersebut, Arthur Irawan pun membalasnya dengan merendah. Jika Persik Kediri harus besar seperti Borneo untuk bisa mengontrak pelatih sekaliber Keisuke Honda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata