SUARA SEMARANG - Persib Bandung yang kini sedang melanjutkan tren positif di BRI Liga 1 menyimpan hal lain di dalamnya.
Di balik konsistensinya, Persib Bandung harus menerima sanksi dari Komdis PSSI karena hal sepele.
Di pertandingan melawan Persija, Persib Bandung harus membayar Rp 120 juta karena melakukan pelanggaran.
Adapun pelanggaran yang dimaksud adalah adanya flare yang menyala di Stadion GBLA pada 11 Januari 2023 lalu.
Selain itu, kemenangan Persib Bandung juga dicoreng dengan adanya spanduk provokatif dan pelemparan botol minuman ke arah pemain Persija.
Ulah oknum suporter tersebut mendapatkan perhatian khusus dari manajemen Persib Bandung.
Seorang oknum suporter yang menyalakan flare diburu dan kemudian diblokir akunnya agar tidak bisa menonton pertandingan Persib Bandung di Stadion.
Dia juga harus menandatangani surat yang berisi permintaan maaf kepada pihak Persib dan Bobotoh yang dirugikan serta menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya.
Jika kedapatan mengulangi, maka oknum suporter tersebut yang menanggung dan bersedia diproses secara hukum.
Baca Juga: Makin Banyak Orang Investasi Emas, Kinerja Antam Tambah Kinclong
"Saya tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan saya juga bersedia memohon maaf secara terbuka di media sosial," demikian pernyataannya dalam surat tersebut.
"Apabila di kemudian hari saya mengulangi perbuatan tersebut atau melanggar pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambahnya.
Terbaru, Persib juga terancam sanksi dari Komdis PSSI perihal masuknya Rachmat Irianto menggantikan Frets Butuan di babak kedua.
Padahal, Rachmat Irianto adalah pemain yang menghadiri Prematch Press Conference.
Dalam regulasi PSSI bahwa pemain yang menghadiri Prematch Press Conference adalah pemain yang akan diturunkan sebagai starter.
Sedangkan Persib Bandung baru menurunkan Rachmat Irianto di babak kedua.
Berita Terkait
-
RANS Nusantara FC vs Bali United: Waktu Persiapan Mepet, Serdadu Tridatu Fokus Latihan Pemulihan
-
Borneo FC Datangkan Nilson Peyres, Pelatih Kiper Anyar Borneo FC
-
Marc Klok dan Febri Hariyadi Sudah Sembuh, Tapi Belum Pasti Turun Hadapi Borneo FC
-
Fakta Menarik Brandon Scheunemann, Bek Muda PSIS Semarang yang Tampil Gemilang di Laga Debutnya di BRI Liga 1
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Berapa Harga Samsung Galaxy A17 Sekarang? Cek Update Terbaru Maret 2026
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
4 Parfum Wangi Fresh di Minimarket, Bikin Penampilan Makin Segar Usai Lebaran
-
Wajah Muncul Jerawat setelah Lebaran! Ini 4 Acne Serum yang Layak Dicoba
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
8 Drama Korea Tayang April 2026, Perfect Crown dan Yumi's Cells Season 3 Paling Ditunggu
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Mulai Rp1 Jutaan Maret 2026, Anti Ngelag dan Baterai Awet
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Tutorial Habisin THR Berfaedah: Borong Buku di Gramedia Mumpung Masih Diskon!