/
Kamis, 26 Januari 2023 | 13:54 WIB
penjelasan Buya Yahya pengasuh ponpes Al Bahjah terkait tafsir mimpi bertemu dengan orang tua yang sudah meninggal.

SEMARANG SUARA- Buya Yahya pengasuh ponpes Al Bahjah memberikan penjelasan terkait tafsir mimpi bertemu dengan orang tua yang sudah meninggal.

Mimpi merupakan bunga tidur bagi manusia, namun apabila mimpi bertemu orang tua yang sudah meninggal tentu hal tersebut akan memberikan rasa yang berbeda daripada mimpi biasanya.

Tidak heran apabila orang-orang yang mimpi bertemu orang tua yang sudah meninggal mulai mencari tahu makna atau tafsir dari mimpi tersebut.

lalu, apa makna atau tafsir mimpi bertemu orang tua yang sudah meninggal dalam pandangan Islam ?

Sebagaimana diansir dari unggahan video di kanal Youtube Hutama Oni Ristiko yang diunggah pada 30 April 2020, Berikut penjelasan dari Buya Yahya tentang tafsir mimpi bertemu dengan orang tua yang sudah meninggal dalam pandangan Islam.

Pada ungkapan awal Buya Yahya menegaskan bahwa sebaik-baik mimpi adalah hal yang jelek dalam kehidupan nyata.

"Sebaik-baik dalam mimpi adalah paling jelek saat terbangun, dan sejelek-jelek dalam mimpi adalah paling baik sangat bangun,"

Oleh karenanya, sebuah mimpi sangatlah tidak baik ketika dikait-kaitkan dengan alam dhohir atau nyata.

Namun, lanjut Buya, Nabi Muhammad SAW pernah memberi pesan ketika seorang mengalami sebuah mimpi yang baik, maka hal itu merupakan kabar gembira.

Baca Juga: Bacaan Doa untuk Mengusir Jin, Jin Ifrit Langsung Tersungkur Setelah Dibacakan Doa ini, Lengkap dengan Teks Latin dan Artinya

Sebaliknya, mimpi jelek tidak akan mempengaruhi dalam kehidupan seseorang ketika mengalaminya, sehingga saran Buya, jangan sampai terpengaruh oleh itu semua.

Adapun ketika seseorang bermimpi ketemu orang tua, kata pengasuh ponpes Al-Bahjah ini, tetaplah berprasangka baik jangan sampai menafsirkan jelek karena bisa terwujud.

Bisa jadi, almarhum orang tua meminta agar didoakan atau pun agar supaya keluarga yang ditinggal bersedekah untuknya.

Justru jangan sampai berpikiran sebaliknya, dengan mimpi tersebut menganggap bisa menyebabkan misalkan, kematian, apes, atau lainnya.

"Ga usah macem-macem, katanya kalau mimpi orang mati akan mati, mati beneran nanti kamu. Jangan macem-macem, kalau mimpi ditafsiri yang baik," jelasnya.

Dan yang terakhir sebuah mimpi tidak boleh diceritakan dan disebarluaskan kepada orang lain,. Cukup untuk diri sendiri saja itu lebih baik.

Load More