SUARA SEMARANG - Pertandingan PSIS Semarang vs Persib Bandung mengalami perubahan jam tayang di televisi.
Sebelumnya, laga PSIS Semarang vs Persib Bandung direncanakan bakal digelar di Stadion Jatidiri dan disiarkan langsung Indosiar pada pukul 18.30 WIB.
Namun terbaru, jam tayang PSIS Semarang vs Persib Bandung di Indosiar dimajukan menjadi 16.30 WIB.
Oleh karena itu, pemirsa di rumah maupun penonton yang ingin nonton pertandingan PSIS Semarang vs Persib Bandung harap memperhatikan perubahan jadwal tersebut.
Pengumuman perubahan jadwal PSIS Semarang vs Persib Bandung sudah diumumkan di instagram @psisofficial yang turut mengumumkan beberapa laga lain di BRI Liga 1 pekan ke-21.
"Berdasarkan circular dari PT. LIB, jadwal sesuai dengan unggahan @liga1match yaa dulur-dulur semua ada perubahan waktu kick off dari semula pukul 18.30 menjadi 16.50 WIB," tulis admin instagram PSIS Semarang.
"Mohon diperhatikan dan sampai jumpa di Stadion Jatidiri," lanjutnya.
Perubahan jadwal PSIS Semarang vs Persib Bandung ini membuat pendukung kecewa, terutama yang sudah membeli tiket.
Hal tersebut dikarenakan pada awalnya, para pendukung bisa memberikan suport kepada PSIS Semarang usai jam kantor karena laga dijadwalkan pukul 18.30 WIB saat pembelian tiket.
Namun dengan dimajukannya laga menjadi lebih sore, maka pekerja kantoran harus gigit jari lantaran tak bisa melihat klub kesayangannya secara penuh.
"yah kok jamnya berubah blm pulang kerja dong huhu," tulis Mufidah, mantan dokter tim PSIS Semarang dalam kolom komentar.
"Wes mbayangke, budhalan seko gawean, langsung nonton psis neng jatidiri...wes tuku tiket barat...eeeh malah ganti jam dadi sore...nyengoh maszeeeh...gawean ora iso ditinggal...tp yo wes ora popo...memang durung wayahe nonton psis langsung di jatidiri...kapan2 wae ya...mugo2 menang ! (Sudah membayangkan, selesai kerja, langsung nonton PSIS Semarng di Jatidiri, sudah beli tiket barat, eh malah ganti jadi sore. Pekerjaan tidak bisa ditinggal. Tapi ya sudah, kapan-kapan saja. Semoga menang)," tulis netizen lainnya karena kecewa.
Berita Terkait
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Februari 2023, Jangan Sampai Ketinggalan!
-
3 Pemain Timnas Indonesia yang Kembali Tampil di Liga 1 Usai Liga 2 Terhenti
-
Sayangkan Kekerasan Usai Pertandingan, Yoyok Sukawi: Sepak Bola Harusnya Membawa Kebahagiaan
-
PSIS Semarang Kontrak Pemain asal Brasil Vitinho, Yoyok Sukawi: Semoga Bisa Tambah Daya Gedor PSIS
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Susunan Pemain Skotlandia vs Maroko di Piala Dunia 2026, McTominay dan Hakimi Jadi Andalan
-
Tumbangkan Australia 2-0, Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026