SUARA SEMARANG - PSIS Semarang disebut over kuota atau kelebihan pemain asing jelang lawan Persib Bandung.
Kabar itu mencuat setelah PSIS Semarang meresmikan kontrak Vitinho, pemain asal Brasil yang direkrut 3 hari sebelum laga lawan Persib Bandung.
Sebelum Vitinho, PSIS Semarang telah lebih dahulu mendapatkan 5 pemain dengan kewarganegaraan asing dan ganda.
Pemain asing PSIS Semarang yang kali pertama diperoleh adalah Taisei Marukawa dan Carlos Fortes yang dikontrak di awal musim ini.
Striker PSIS Semarang Carlos Fortes berasal dari Portugal, sementara gelandang Taisei Marukawa berkewarganegaraan Jepang.
Berikutnya, PSIS Semarang mendapatkan Ryo Fujii setelah melakukan trial selama sebulan dna ia adalah kompatriot Taisei Marukawa atau sesama warga negara Jepang.
Minggu kemarin, PSIS Semarang resmi bekerjasama dengan Vitinho dan disebut pengisi slot terakhir pemain asing Laskar Mahesa Jenar.
"Lo jare pemain asinge dibatesi 4 tok .. kok ono limo yo fortes merukimura taisei vitinho ryo fuji. Seng betul ki piye to. Kok bingung aku," tulis akun @alfiulin_ di instagram @psisfcofficial.
Akun tersebut memang benar menuliskan sejumlah pemain asing yang kini berjersey PSIS Semarang, namun ada pemain yang berkewarganegaraan ganda.
Baca Juga: Trio MFV Alasan PSIS Semarang Sulit Diprediksi Pelatih Persib Bandung Luis Milla, Ketahui Kelemahan
Yakni Meru Kimura yang berposisi sebagai bek ini lahir di Tokyo dan memiliki kewarganegaraan Indonesia dan Jepang.
"Meru kimura lokal bos ..cuma ada keturunan jepang," tulis akun @dimasekoandrianto.
Kewarganegaraan ganda Meru ini sebagaimana yang dimiliki oleh bek muda PSIS Semarang lainnya Brandon Scheunemann.
Brandon Scheunemann lahir di Indonesia namun memiliki kewarganegaraan Jerman karena faktor ayah yang merupakan warga sana.
Sehingga, saat ini PSIS Semarang memiliki 4 pemain asing dan 2 pemain berkewarganegaraan ganda dan tak melanggar regulasi.***
Berita Terkait
-
Pesta Rakyat Makan Gratis dan Bagi Sembako di Balaikota, Tasyakuran Pelantikan Walikota Hevearita Gunaryanti Rahayu
-
Trio MFV Alasan PSIS Semarang Sulit Diprediksi Pelatih Persib Bandung Luis Milla, Ketahui Kelemahan
-
Jam Tayang PSIS Semarang vs Persib Bandung, Ada Perubahan Jangan Sampai Terlewatkan
-
Sayangkan Kekerasan Usai Pertandingan, Yoyok Sukawi: Sepak Bola Harusnya Membawa Kebahagiaan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci