SUARA SEMARANG - Eks pelatih Persib Bandung Robert Alberts blak-blakan soal jebloknya klub yang ditanganinya saat itu.
Robert Alberts merasa sudah capek-capek membangun tim Persib Bandung namun diruntuhkan oleh satu hal dan menyebabkan "bubar".
Apalagi saat tim Persib Bandung bentukan Robert Alberts dibanding-bandingkan dengan klub lain, maka ia pun membongkar penyebabnya.
Robert Alberts tak terima Persib Bandung saat itu disebut tak sebagus Arema atau PSM Makassar yang menarik kala dilatih olehnya.
Menurut Robert Alberts, penilaian pada Persib Bandung saat itu harus berdasarkan pada analisa pemain dan kondisi.
Eks pelatih Persib Bandung asal Belanda ini menjelaskan dengan rinci, bahwa ia kali pertama datang hanya sepekan sebelum liga musim 2019 dimulai.
Dan apa yang terjadi, pada paruh musim pertama permainan Persib Bandung belum sesuai harapan karena ada level yang belum tercapai.
"Kemudian kami berubah dan kami menjadi tim terbaik kedua di paruh musim kedua musim itu," kata Robert Alberts di youtube Robert Rene Alberts.
Pada tahun berikutnya, dengan persiapan yang lebih panjang, Robert Rene Alberts yakin Persib Bandung akan menuai hasil yang lebih baik.
Baca Juga: Kesempatan Luis Milla Dibuktikan Rezaldi secara Profesional, Persib Bandung Kalahkan PSIS Semarang
Apalagi dua striker Persib Bandung saat itu, Wander Luiz dan Castillion sedang memiliki kepercayaan diri dan termotivasi.
Hasilnya pun sesuai ekspektasi, Persib Bandung memulai musim dengan brilian yakni para striker mencetak dua gol.
Bahkan dalam tiga pertandingan pertama, Persib Bandung satu-satunya tim yang tak terkalahkan.
"Kemudian pandemi datang. Sepakbola stop, mulai lagi, stop, mulai lagi," kata Robert Alberts.
Robert Alberts merasakan kebingungan. Karena saat sepakbola stop maka untuk memulai lagi harus membangun tim kembali.
Setelah berulang kali membangun tim Persib Bandung, para pemain disuruh pulang karena tak ada gunanya lantaran sepakbola bisa stop lagi.
Berita Terkait
-
5 Pemain yang Jadi Andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia dan Luis Milla di Persib
-
Kesempatan Luis Milla Dibuktikan Rezaldi secara Profesional, Persib Bandung Kalahkan PSIS Semarang
-
Jelang Big Match, Bule Jadi Jembatan Damai Persib Bandung dan Persija di Stadion GBK 4 Maret 2023
-
Dikalahkan Klub India, Persib Bandung Gagal Lewati Kerala Blasters, Jadi Nomor 2 di Asia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan