SUARA SEMARANG – Saat ini tengah terjadi perbincangan di media sosial Twitter mengenai komentar para warganet di kolom akun Instagram Gitasav dalam unggahannya beberapa hari yang lalu.
Dalam unggahan yang berupa video dengan tulisan judul POV: You are in your 30s and don’t have any kids, mendapatkan respon komentar beragam dari para pengikutnya.
Sehingga perbincangan tersebut pun menjadi trending Indonesia di media sosial Twitter hari ini, Selasa, 7 Februari 2023.
Lantas apa yang dimaksud dengan childfree dan apakah hal yang mendasari dari childfree tersebut.
Childfree atau memutuskan untuk tidak memiliki anak menjadi pemikiran yang pro dan kontra bagi sebagian orang.
Ada beberapa alasan yang mendasari pemikiran orang untuk memilih childfree, namun juga tidak sedikit yang menentang pemikiran tersebut.
Pertama, pro dari childfree adalah memiliki waktu dan uang lebih banyak.
Tanpa harus memikirkan biaya pendidikan, makan, pakaian, dan kebutuhan anak, seseorang dapat menggunakan waktu dan uang mereka untuk hal-hal yang mereka sukai seperti bepergian, berinvestasi, atau mengejar karier.
Kedua, childfree juga dianggap sebagai solusi untuk masalah populasi dan lingkungan.
Baca Juga: Siapa Erwin Aksa, Keponakan Jusuf Kalla yang Bocorkan Utang Anies Baswedan ke Sandiaga?
Beberapa orang berpikir bahwa memiliki anak dapat memperburuk situasi lingkungan yang sudah terancam oleh tingginya jumlah penduduk.
Namun, ada juga beberapa kekurangan dari childfree.
Pertama, seseorang mungkin merasa kesepian dan kurang memiliki tujuan hidup tanpa memiliki anak.
Kedua, mereka juga mungkin merasa tidak memiliki warisan dan mewarisi sesuatu kepada generasi berikutnya.
Kontroversialnya, pemikiran childfree juga menimbulkan masalah bagi masyarakat dan keluarga.
Beberapa orang berpikir bahwa childfree menentang norma dan tradisi yang sudah ada selama bertahun-tahun, sehingga memunculkan pandangan negatif terhadap orang yang memilih childfree.
Secara keseluruhan, pemikiran childfree memang menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Beberapa orang memilih childfree karena alasan praktis, sementara yang lain memilihnya karena pandangan filosofis atau lingkungan.
Namun, pada akhirnya, keputusan untuk memiliki atau tidak memiliki anak adalah hak pribadi setiap individu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen