SUARA SEMARANG - Kiper Persib Bandung Teja Paku Alam mendapatkan kartu merah langsung saat melakukan pelanggaran di laga terakhirnya.
Akibat aksi Teja Paku Alam, Persib Bandung harus menanggung 2 sanksi sekaligus untuk laga berikutnya.
Sanksi untuk kiper Persib Bandung Teja Paku Alam itu tertera dalam Pasal 57 Ayat 9 regulasi di Liga 1.
Pada pasal tersebut mengatur sanksi sperma untuk Persib Bandung, karena Teja Paku Alam mendapatkan kartu merah langsung maka dikenai denda.
Perlu diketahui, nominal denda yang dijatuhkan untuk pemain mendapatkan kartu merah langsung adalah Rp 10 juta.
"Pemain yang mendapatkan kartu merah (langsung) sebagaimana diatur dalam ayat (5) Pasal ini dikenakan denda sebesar Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah)," keterangan di ayat 9 di Pasal tersebut.
Nominal denda untuk Teja Paku Alam dan Persib Bandung akan lebih kecil jika mendapatkan kartu merah tidak langsung.
Artinya mendapatkan kartu kuning 2 kali di satu pertandingan. Maka mendapatkan denda Rp 7 juta sebagaimana keterangan di ayat 8.
Selain denda tersebut, Persib Bandung masih mendapatkan 1 sanksi lainnya yakni tak bisa menurunkan Teja Paku Alam di laga berikutnya.
Baca Juga: CEK FAKTA : Radja Nainggolan Sebut Skil Marselino Ferdinan Bikin Pusing saat Duel di Liga Belgia
Padahal, laga berikutnya adalah laga hidup mati dan sarat gengsi bagi Persib Bandung yakni saat melawan Persija Jakarta.
Larangan bermain 1 laga untuk pemain yang terkena kartu merah secara langsung terdapat di ayat 5 Pasal tersebut.
Dengan absennya Teja Paku Alam, diyakini akan menambah pusing pelatih Persib Bandung Luis Milla.
Saat ini Persib Bandung masih menyisakan kiper I Made Wirawan sementara kiper anyar Mario Londok disebut pulang kampung.
Sementara kiper Persib Bandung lainnya Reky Rahayu diyakini tak akan diberikan tanggungjawab besar kala menghadapi Persija.
Tanpa Teja Paku Alam, kini keputusan tinggal di tangan Pelatih Persib Bandung Luis Milla yang akan mengatur skema di laga besar berikutnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mudik Gratis Pemkot Medan 2026 Segera Dibuka, Ini Cara Pendaftarannya
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
-
Mobil Rp8,5 M Gubernur Kaltim Viral, Ini Aturan Resmi Kendaraan Dinas Kepala Daerah
-
Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
Vonis 10 Tahun Penjara: Agus Purwono 'Lolos' dari Tuntutan Maksimal Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak
-
Isuzu Indonesia Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Niaga Menuju Tahun 2026
-
Tayang Mulai Hari Ini, "Titip Bunda di Surga-Mu" Pengingat Pentingya Pulang ke Keluarga Saat Lebaran
-
Pejabat Amnesia, Rakyat Jadi Tersangka: Drama Aspal yang Lebih Licin dari Belut