SUARA SEMARANG - Daisuke Sato menyanyikan chant Persib Bandung yang diawali dengan pukulan "drum" dari Achmad Jufriyanto.
Tak hanya keduanya, para pemain Persib Bandung juga berdiri melingkar di atas lapangan dan melakukan clap atau tepuk tangan terukur sebagai bagian dari chant yang biasa dinyanyikan para Bobotoh.
Rupanya para pemain Persib Bandung tersebut kangen dengan suporter yang hadir secara langsung di stadion.
Hal itu terlihat dalam video yang diunggah oleh akun resmi Persib bandung yang memperlihatkan bagaimana Daisuke Sato menyanyikan chant serta David Da Silva memberikan clap layaknya Bobotoh.
Video pendek itu diawali oleh aksi pemain senior Persib bandung Achmad Jufriyanto yang maju di tengah-tengah lingkaran pemain.
Layaknya memukul drum sungguhan, ia memberikan aba-aba bagi para pemain lainnya untuk bersiap.
Begitu tangan Achmad Jufriyanto mengayun, para pemain pun meneriakkan chant Persib Bandung.
"Dug...Dug.... Hu! Dug...Dug.... Hu! Dug...Dug.... Hu!" gaya mereka seolah-olah jadi Bobotoh di tribun stadion.
Sementara Daisuke Sato menyanyikan lagu "Persib Bandung...! Persib Bandung!"
Baca Juga: Training Center Persib Bandung Kena Sindir, Bali United Dapat Penghargaan dari J.League
Dalma unggahan itu akun Persib bandung juga menuliskan keterangan "Semoga di pertandingan-pertandingan berikutnya, momen ini bisa kita lakukan bersama Bobotoh semua".
Dalam beberapa laga terakhir, laga Persib Bandung dilarang dihadiri penonton di stadion.
Padahal, hadirnya Bobotoh di stadion menjadi pemain ke-12 Persib bandung yang selalu bernyanyi dan memberikan semangat bagi para pemain.
Selain itu, manajemen Persib Bandung juga dirugikan secara finansial karena tak mendapatkan pemasukan dari tiket penonton.
Aksi Daisuke Sato dan para pemain Persib Bandung ini bisa jadi menjadi sindiran bagi para pengambil kebijakan di Liga 1, salah satunya PT LIB sebagai operator liga.***
Berita Terkait
-
Prediksi Barito Putera vs Persib Bandung: Preview, Susunan Pemain dan Skor
-
Training Center Persib Bandung Kena Sindir, Bali United Dapat Penghargaan dari J.League
-
Shin Tae-yong Minta Suporter Jangan Banyak Berharap ke Timnas Indonesia U-20
-
Jadi Makmum Bek Persib Bandung, Evan Dimas Susul Rachmat Irianto?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga