SUARA SEMARANG - Gelandang Persib Bandung Marc Klok bereaksi keras terhadap rencana pembatasan pemain naturalisasi dalam sebuah klub, ternyata usulan yang telah sampai pada PSSI itu melanggar Undang-Undang.
Adalah Hamdan Hamedan, yang pernah menjadi utusan resmi PSSI untuk proses naturalisasi pemain timnas Indonesia membongkar aturan tersebut kemudian mendapatkan tanggapan dari Marc Klok.
Menurutnya, aturan pembatasan pemain naturalisasi dalam sebuah klub itu melanggar UUD 1945 Bab X tentang Kewarganegaraan dan penduduk Pasal 26 dan 27.
Secara rigid, Hamdan Hamedan menyampaikan bahwa naturalisasi adalah sebuah proses pewarganegaraan sementara hasilnya disebut WNI, sebagaimana status Marc Klok gelandang Persib Bandung atau pemain lain di Indonesia.
"WNI = Hak dan kewajiban sama," tulis hamdan hamedan di akun instagram pribadinya.
Selanjutnya, Hamdan Hamedan menampilkan dasar-dasar atas pendapatnya tersebut, yakni UUD 1945 Bab X Pasal 26 dan 27.
Dalam pasal 26 (1) disebutkan "Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara".
Sementara di Pasal (1) berbunyi "Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya".
Menanggapi hal itu, gelandang Persib Bandung yang memiliki kewarganegaraan Belanda - Indonesia, memberikan komentarnya.
Baca Juga: Mirip Gattuso, Asnawi Mangkualam Diakui Pelatih Nyawa Jeonnam Dragons
Namun, komentar Marc Klok hanya ikon telapak tangan yang langsung mendapatkan puluhan komentar serta ratusan kali tanda disukai.
Sebagian besar komentar di unggahan Hamdan Hamedan tersebut juga sepakat jika semua WNI, termasuk dari proses naturalisasi memiliki hak dan kewajiban yang sama.
Sehingga, PSSI tak bisa membuat pembatasan aturan soal pemain naturalisasi dalam di sebuah klub karena jelas-jelas melanggar aturan negara.***
Berita Terkait
-
CEK FAKTA : Erick Thohir Beri Bonus Rp 750 Juta Timnas Indonesia Kalahkan Uzbekistan di Piala Asia U20
-
Resmi Jawaban Ketum PSSI Erick Thohir Dituding Langgar Janji, Eks Bos Inter Milan Bicara Nyali
-
Aturan Baru, Persib Bandung Wajib Depak 1 Pemain: Ezra Walian, Marc Klok Atau Victor Igbonefo Musim Depan?
-
Hasil Sarasehan Liga 2, Hamka Hamzah Sebut Erick Thohir dan 3 Klub Liga 1 Aman Degradasi
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Proyek Panas Bumi di Sumsel Dikebut, Pertamina Geothermal Perkuat Energi Hijau Nasional
-
Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Dapat Apresiasi dari Bupati Muara Enim
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions
-
Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea