/
Rabu, 29 Maret 2023 | 21:22 WIB
penjelasan hadis mengenai "tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah". (Pixabay)

SEMARANG SUARA- Berikut penjelasan hadis mengenai "tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah"

Pada saat bulan Ramadhan terdapat salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi mengenai "tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah" yang menjadi populer.

Walaupun sebagian ulama berpendapat bahwa dalam sanad hadis tersebut merupakan hadis yang dho'if atau lemah sanadnya.

Lafadz hadis yang dimaksud ialah 

“Tidurnya orang puasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amal ibadahnya dilipatgandakan, doanya dikabulkan, dan dosanya diampuni” (HR Baihaqi).

Bahkan hadis diatas kerap dianggap sebagai alasan untuk bermalas-malasan atau lebih baik tidur daripada melakukan aktifitas.

Menlansir dari Rumaysho Sebagaimana para ulama biasa menjelaskan suatu kaedah bahwa setiap amalan yang statusnya mubah (seperti makan, tidur dan berhubungan suami istri) bisa mendapatkan pahala dan bernilai ibadah apabila diniatkan untuk melakukan ibadah. Sebagaimana An Nawawi dalam Syarh Muslim (6/16) mengatakan,

“Sesungguhnya perbuatan mubah, jika dimaksudkan dengannya untuk mengharapkan wajah Allah Ta’ala, maka dia akan berubah menjadi suatu ketaatan dan akan mendapatkan balasan (ganjaran).”

Jadi tidur yang bernilai ibadah jika tidurnya adalah demikian.

Baca Juga: Puasa Anti Lemas ! dr. Zaidul Akbar Ungkapkan Menu Sahur Agar Tubuh Tetap Fit

Ibnu Rajab pun menerangkan hal yang sama, “Jika makan dan minum diniatkan untuk menguatkan badan agar kuat ketika melaksanakan shalat dan berpuasa, maka seperti inilah yang akan bernilai pahala. Sebagaimana pula apabila seseorang berniat dengan tidurnya di malam dan siang harinya agar kuat dalam beramal, maka tidur seperti ini bernilai ibadah.” (Latho-if Al Ma’arif, 279-280)

Jadi terkait dengan lafal "tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah" bergantung pada niat seseorang yang melakukannya. Apabila niatnya agar kuat untuk melakukan ibadah atau beramal maka hal tersebut  bisa bernilai ibadah.

Load More