SUARA SEMARANG - Klub Pratama Arhan di Liga Jepang Tokyo Verdy seakan tak menganggap raihan emas pemainnya.
Alih-alih segera memberikan kode untuk Pratama Arhan akan posisinya di Tokyo Verdy, memberikan ucapan selamat pun tidak.
Tokyo Verdy jadi sasaran amuk fans Pratama Arhan dan sepakbola tanah air karena tak memberikan ucapan selamat atas medali emas yang baru saja diraih pemainnya.
Sikap Tokyo Verdy pada Pratama Arhan ini jauh berbeda dengan pemain Indonesia yang bermain di luar negeri lainnya Marselino Ferdinan.
KMSK Deinze mengunggah foto Marselino Ferdinan serta menyebutnya ''anak emas", sementara Tokyo Verdy sama sekali dingin pada Pratama Arhan meski bermain bagus.
Hal itu pun tak luput dari perhatian fans Pratama Arhan yang memberikan banyak komentar di media sosial klub L2 Jepang tersebut.
Mereka meminta, meski belum memberikan kesempatan bermain Pratama Arhan namun setidaknya memberikan apresiasi atas medali emas yang diperoleh.
"Not respect? Wkwk. Woeee Pratama Arhan win SEA Games gold medal broww," komentar akun abrialmf.
"Ga ada ucapan selamat nih buat pemainnya yang menang sea game ??" komen senada dari agus_solihin3.
Baca Juga: PSSI-nya Erick Thohir OTW FIFA, Thailand Langsung Lakukan Investigasi
Dalam beberapa unggahan terakhirnya, Tokyo Verdy fokus dan meluapkan kegembiraan karena kemenangan atas Tochigi SC.
Beberapa foto pemain dan pahlawan kemenangan serta momen kegembiraan pun diunggah di akun resmi klub.
Saat ini, klub Pratama Arhan tersebut nangkring di urutan kedua teratas dan berkesempatan untuk promosi ke kasta tertinggi di musim depan.
Meski Tokyo Verdy sedang melaju bagus, fans Pratama Arhan meminta dirinya segera pindah ke klub yang memberinya lebih banyak menit bermain.
Dengan sikap Tokyo Verdy yang seakan tak peduli dengan prestasi Pratama Arhan di Timnas, bisa jadi merupakan kode jika tak akan bersama lagi musim depan.
Kontrak Pratama Arhan di Tokyo Verdy akan berakhir pada Januari 2024 mendatang usai diperpanjang musim lalu.
Pratama Arhan belum mendapatkan menit bermain di Tokyo Verdy dan hal itu harus menjadi evaluasi jika bek kiri Timnas itu ingin meningkatkan karirnya.***
Berita Terkait
-
Jadwal Parade Timnas dan Piala SEA Games Stadion GBK - Bundaran HI - Senayan, Hindari Rute Jalan Ini
-
Kalahkan Shin Tae Yong, 3 Emas Indra Sjafri Dinobatkan Pelatih Tersukses Timnas Indonesia
-
Bonus Emas Setara Pajero, Pratama Arhan dan Marselino Ferdinan Kantongi Nominal Rp 400 Juta Lebih di SEA Games?
-
Shin Tae Yong Beri Penegasan Soal Hubungan Dengan Indra Sjafri, Gugur Semua Spekulasi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa