SUARA SEMARANG - Nama Erick Thohir bisa menjadi magnet kedatangan legenda-legenda sepakbola dunia untuk mengembangkan sepakbola Indonesia.
Terbaru, Erick Thohir memberikan rekomendasi atas kedatangan kiper sekaligus legenda sepakbola Italia di kompetisi Liga Indonesia.
Ia adalah Walter Zenga kiper legendaris yang juga pernah ""se-klub" dengan Erick Thohir di Liga Italia.
Hubungan Erick Thohir dan Walter Zenga terbongkar dari cuitan seorang wartawan asal Italia yang menyebutkan Indonesia bakal kedatangan mantan kiper Inter Milan tersebut.
Adalah Gianluca Di Marzio yang kali pertama mengabarkan jika Ketum PSSI Erick Thohir menginginkan Walter Zenga ikut serta mengembangkan persepakbolaan tanah air.
Namun, Walter Zenga bukannya di Timnas Indonesia atau jajaran kerja Erick Thohir di PSSI melainkan menjadi Dirtek bagi klub Indonesia Persita.
Dalam cuitannya, Di Marzio juga menyebutkan dengan tegas bahwa Walter Zenga akan menjalani perannya di klub Indonesia per 1 Juli 2023.
Kabar kedatangan Walter Zenga dan rekomendasi Erick Thohir ini tentu menjadi hal yang menggembirakan bagi persepakbolaan Indonesia.
Semakin banyak nama besar yang datang, maka rencana Erick Thohir memajukan sepakbola Indonesia akan semakin terbuka lebar pula.
Baca Juga: JDT Diminta Gabung Liga Indonesia, Persija Pernah Bantai Klub Jordi Amat Johor Darul Tazim
Perlu diketahui, Erick Thohir pernah menjabat sebagai Presiden klub Inter Milan sehingga memiliki hubungan baik dengan pemain-pemain top.
Walter Zenga adalah eks kiper Inter Milan yang kini berprofesi sebagai pelatih berlisensi UEFA Pro dan diantara klub pernah ia tukangi seperti Cagliari, Venezia, Crotone, Wolves dan Sampdoria.
Meski nantinya Walter Zenga akan bekerja di level klub, namun hal itu sejalan dengan kemauan Erick Thohir meningkatkan kualitas kompetisi.
Ketum PSSI Erick Thohir menekankan ingin mengatrol Liga Indonesia lebih baik dari Liga Thailand dan Malaysia dan bahkan jadi rujukan kompetisi di level Asia.***
Berita Terkait
-
JDT Diminta Gabung Liga Indonesia, Persija Pernah Bantai Klub Jordi Amat Johor Darul Tazim
-
Gegara FMD Justin Hubner Disebut Kecewa Tak Jadi Bela Indonesia, 2 Kompatriot Bergabung
-
Erick Thohir Tunjuk Wasit Jepang, Nominal Bayaran Per Laga Wasit Indonesia Kalahkan Vietnam dan Malaysia
-
Gaet Keisuke Honda, Erick Thohir Inginkan Legenda Jepang Latih Timnas Wanita Indonesia?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan