SUARA SEMARANG - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) mengkampanyekan kepada masyarakat tentang dampak bahaya perundungan atau bullying.
Dewasa ini, perilaku bullying tidak hanya menyerang secara fisik korban saja, melainkan juga mental korban yang jadi sasaran.
Terlebih lagi di era media sosial seperti saat ini, bullying bisa dilakukan dengan unggahan atau komentar di berbagai platform medsos.
Kampanye stop bullying yang digelar di Taman Indonesia Kaya Kota Semarang ini dilakukan dengan berbagai cara, seperti pemaparan dari pemateri, tanya jawab, hingga berbagi pengalaman dengan para korban bullying.
Dengan mendengar langsung pengalaman pahit dari korban, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam dan empati bagi semua peserta.
"Kami berharap bahwa melalui pemahaman yang lebih baik tentang efek negatif bullying, masyarakat dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi," kata ketua panitia kegiatan, Rosalinda Firdaus, Jumat (2/6/2023).
Selain kampanye menghentikan perundungan, tujuan utama digelarnya acara ini adalah untuk mempromosikan budaya yang saling menghargai perbedaan di lingkungan sekitar.
Peserta yang hadir pun turut berpartisipasi dalam diskusi dan berbagi pandangan mereka tentang tema yang diangkat.
"Keikutsertaan masyarakat umum yang aktif menunjukkan betapa pentingnya isu ini dalam kehidupan sehari-hari dan keinginan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan lebih inklusif bagi semua," tambah Rosalinda.
Baca Juga: Satu-satunya Pemain Asing yang Bertahan, Ondrej Kudela Girang Kembali ke Persija
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun