SUARA SEMARANG - Eks striker PSIS Semarang Hari Nur Yulianto muncul lagi setelah lama menghilang.
Dikabarkan diincar sejumlah klub, Hari Nur Yulianto yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa PSIS Semarang itu bergabung dengan klub Hijau Putih.
Dalam unggahan terbaru Hari Nur Yulianto, si eks PSIS Semarang memperlihatkan sedang bermain bola dengan senyum yang mengembang.
Hari Nur Yulianto menjadi salah satu properti panas usai berpisah dengan PSIS Semarang di bulan Mei lalu.
Jika menilik karir Hari Nur di PSIS Semarang maka hal itu sebenarnya wajar saja, karena ia bertipikal pemain setia dan produktif mencetak gol.
Selama berkostum PSIS Semarang, Hari Nur telah mencetak setidaknya 51 gol di laga resminya di semua kompetisi.
Namun setelah berpisah dengan PSIS Semarang, pemain berusia 33 tahun tersebut tak ketahuan masa depannya.
Hari Nur sempat dikaitkan dengan PSS Sleman hingga klub kasta kedua Malut United, namun belum jelas klub mana yang akan menjadi pelabuhan berikutnya setelah PSIS Semarang.
Jika dibandingkan PSIS Semarang, PSS Sleman dan Malut United jelas bukan tandingan yang sepadan.
Meski PSS Sleman juga berkompetisi yang sama dengan PSIS Semarang namun klub lama Hari Nur masih lebih baik dari capaian di beberapa musim terakhir ini.
Meski demikian, PSS Sleman maupun Malut United bisa saja menjadi batu pijakan Hari Nur Yulianto untuk menemukan ritme permainannya kembali.
Ditengah ketidakpastian tersebut, Hari Nur Yulianto justru mengunggah telah mengenakan klub berseragam hijau putih.
Hari Nur hanya membubuhkan komentar dengan ikon matahari, dan unggahannya mendapatkan banyak komentar terutama mantan pemain PSIS Semarang.
Eks kiper PSIS Semarang Joko Ribowo mengatakan laga Hari Nur Yulianto mengenakan jersey hijau putih itu sebagai laga perpisahan.
"Laga perpisahan di hawa tengah yang mengharukan," kata @joko_ribowo ke Hari Nur Yulianto.
Berita Terkait
-
Kapten Asnawi Mangkualam Ditawarkan ke Klub Tottenham Hotspur Usai Elkan Baggot Dapat Jersey Cuti
-
Profil Leandro Paredes, Pencetak Gol Torpedo ke Gawang Ernando Ari
-
Permintaan Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius Tak Dituruti Penuh, Berimbas ke Strategi?
-
Pentolan Suporter PSIS Semarang Sentil Erick Thohir, Wajib Datang di Stadion Jatidiri
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan