SUARA SEMARANG - Ketum PSSI Erick Thohir memberikan kode siapa lawan Timnas Indonesia pada FIFA Match Day pada September 2023.
Meski masih masih lebih dari dua bulan, Erick Thohir sudah memberikan kode kira-kira negara mana yang akan diundang menjadi lawan Timnas Indonesia berikutnya.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Erick Thohir saat masuk di locker room Timnas Indonesia ketikan para pemain sedang berkumpul.
Mengenakan jaket merah, Erick Thohir masuk ruang ganti Timnas yang terisi penuh oleh pemain, pelatih dan asistennya.
Begitu masuk, Erick Thohir langsung memberikan tepuk tangan atas apa yang telah dicapai oleh Timnas Indonesia di bulan Juni ini.
Kode pertama yang diberikan Erick Thohir adalah, ia menantang punggawa Timnas Indonesia untuk melawan tim berat sebagaimana Timnas Argentina.
"Mau lagi? Main kayak gini mau lagi?" tanya Erick Thohir di ruang ganti tersebut.
Menjawab pertanyaan Erick Thohir, para pemain Timnas kompak menjawab dengan kata mau.
Dengan pertanyaan ini, Erick Thohir bisa jadi telah memikirkan timnas negara lain yang memiliki peringkat tak beda jauh dengan Argentina.
Baca Juga: Duduk Perkara Perseteruan Bos Borneo FC Dengan Shin Tae Yong, Ternyata Bermula dari Medsos
Jika menilik ranking FIFA, maka didekat argentina ada Timnas Perancis, Brasil dan Belgia, meski fans Indonesia meminta Portugal yang dihadirkan karena faktor mega bintang Ronaldo.
"Mantab pak, next Portugallll siuuuu," @timnasindonesiainfo di akun pribadi Erick Thohir.
Kode kedua yang diberikan oleh Erick Thohir adalah negara yang peringkatnya tak terlalu tinggi pada FIFA Match Day pada tanggal 4-12 September 2023.
Erick Thohir beralasan, Indonesia bisa meraih poin untuk meningkatkan peringkat di dunia.
"Kita harus fokus untuk pertandingan selanjutnya. Kita harus mendapatkan poin...." ujar Erick Thohir.
Jika itu merupakan kode Erick Thohir, maka bisa saja negara kedua yang akan dilawan Indonesia memiliki peringkat tak jauh.
Di sana ada Timnas Tajikistan (109), India (101) atau bahkan Korea Selatan (27) jika ingin menjadikan laga tersebut persiapan Piala Asia nantinya.
Erick Thohir bisa jadi akan menerapkan strategi yang sama saat menentukan lawan Timnas Indonesia, yakni satu negara untuk menaikkan peringkat dan satu lainnya untuk mengatrol mental pemain dengan melawan tim kuat.***
Berita Terkait
-
Duduk Perkara Perseteruan Bos Borneo FC Dengan Shin Tae Yong, Ternyata Bermula dari Medsos
-
Kena Cakar Gelandang Lawan, Marselino Ferdinan Tunjukkan Luka Merah di Kepala?
-
Deal, Presiden AFA Claudio Tapia Setujui 2 Rencana Erick Thohir, Pemain Muda Bisa Main di Amerika Latin?
-
Pentolan Suporter PSIS Semarang Sentil Erick Thohir, Wajib Datang di Stadion Jatidiri
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu