SUARA SEMARANG- Berikut ini adalah penjelasan 6 sebab tidak diterimanya kurban karena tidak sesuai dengan tuntunan syariat yang diajarkan Rasululllah Sholallahu 'alaihi wasallam.
Hari Raya Idul Adha 1444 H sebentar lagi akan diperingati oleh umat muslim diseluruh dunia, salah satu ibadah yang disyariatkan oleh Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam pada bulan Dzulhijjah ialah menyembelih hewan kurban.
Sebagai seorang muslim hendaknya mengetahui syarat agar kurban dapat diterima Allah Ta'ala yaitu hendaknya mengikuti tuntunan dan Sunnah Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam.
Setidaknya terdapat 6 sebab tidak diterimanya kurban karena tidak sesuai dengan tuntunan syariat yang diajarkan Rasululllah Sholallahu 'alaihi wasallam, sebagaimana dilansir dari laman rumaysho.com berikut ini 6 sebab tidak diterimanya hewan kurban.
6 Sebab Hewan Kurban yang Tidak Diterima
1. Jumlah Patungan Hewan Kurban
Hewan kurban yang boleh dikurbankan dengan patungan adalah hewan sapi dengan jumlah patungan 7 orang.
Adapun kambing merupakan hewan kurban yang tidak boleh dikurbankan dengan cara patungan. kambing hanya boleh dari urunan satu orang, tidak boleh kambing dengan urunan satu kelas atau satu sekolah atau satu perusahaan atau satu rombongan RT.
Status yang ada jika melebihi dari aturan adalah daging biasa, bukan daging qurban.
Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Menyambut Idul Adha 1444 H/2023 Berjudul "Kurban yang Tidak Diterima"
2. Hewan Kurban yang Cacat
Begitu pula dalam qurban mesti menghindarkan cacat yang tidak sah yaitu buta sebelah yang jelas butanya, pinjang yang jelas pinjangnya, sakit yang jelas sakitnya dan kurus sehingga tidak ada sumsum tulang.
3. Hewan Kurban yang Cacat Makruh
Sedangkan ada cacat yang makruh, namun masih sah untuk dijadikan qurban seperti tanduknya itu retak atau patah, telinganya sobek, ekornya terputus, sampai pada giginya ompong.
4. Disembelih Bukan pada Waktunya
Juga qurban itu disembelih pada waktunya. Qurban mulai disembelih setelah shalat Idul Adha dan dua khutbah, lalu berakhir ketika hari tasyriq yang terakhir (13 Dzulhijjah) saat tenggelamnya matahari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sinopsis Drama 'Ima kara, Shinyu Yameyo ka', Dibintangi Okamoto Natsumi
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
-
Rakerwil ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Didorong Jadi Aktor Utama Pembangunan
-
Variety Show Office Worker 3 Siap Tayang, Gong Hyo Jin Jadi Tamu Perdana
-
Piala Dunia 2026 dan Poin Perdana Qatar yang Sejatinya Tak Begitu Membantu Mereka di Kontestasi
-
Proyek Dapur MBG Belum Bayar Rp3,5 Miliar, Pengusaha Mengadu ke Pemprov Kaltim
-
Kapan 1 Muharram 1448 H? Ini Tanggal Pastinya Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU
-
Jejak Karier Bambang Ismawan, Eks Kasum TNI yang Kini Pimpin PTBA
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!