/
Kamis, 22 Juni 2023 | 19:24 WIB
Marselino Ferdinan Buka Peluang Main di Liga Inggris, Disebut Top Talent oleh Media Inggris (Instagram @pssi.)

SUARA SEMARANG - Marselino Ferdinan yang merupakan pemain muda Tim Garuda berumur 18 tahun membuktikan diri sebagai salah satu talenta terbaik di Indonesia.

Bukan tanpa alasan, ia dianggap sebagai prospek teratas di Asia, terbukti dari penampilannya pada Senin malam melawan Argentina. Ketenangannya mendapat pujian dari jurnalis top Eropa.

Mengawali karir bersama Persebaya Surabaya, bakat luar biasa Marselino Ferdinan dengan cepat menarik perhatian para pecinta sepak bola Indonesia.

Bermain sebagai gelandang serang, visinya yang luar biasa dan teknik yang solid selalu membuatnya menonjol, yang akhirnya membuat tim nasional Indonesia terkesan, termasuk pelatih Shin Tae Yong.

Ferdinand selalu dipercaya oleh Shin Tae Yong dan sudah menjadi bagian reguler Timnas Indonesia.

Meski awalnya masuk sebagai pemain pengganti di bawah Shin Tae Yong, perkembangan pesat Marselino Ferdinan dengan klubnya di Eropa membuat Shin Tae Yong cukup percaya diri untuk menjadi starter dalam pertandingan.

Ini terbukti dalam pertandingan baru-baru ini melawan juara dunia Argentina.

Meski menghadapi skuat yang diperkuat nama-nama besar dan pemain muda menjanjikan seperti Bounanotte dan Leandro Paredes dari Juventus di lini tengah, Marselino menunjukkan bahwa mentalnya kuat.

Ketenangannya kerap menipu para pemain Argentina dengan kemampuan dribblingnya, termasuk momen impresif di mana ia mengecoh Garnacho dalam duel.

Baca Juga: Raffi Ahmad Marah ke Syahnaz Viral di TikTok, Ternyata Kelakuan Syahnaz Sebenarnya Seperti Ini?

Pada pertandingan itu, meski Indonesia akhirnya kalah 2-0 dari Argentina, ada beberapa rekor individu yang menarik dari Marselino Ferdinan.

Pertama, dia adalah pemain yang paling banyak dilanggar dalam pertandingan tersebut, dengan empat pelanggaran dilakukan terhadapnya.

Ia juga memenangkan delapan duel dari 17 duel, menunjukkan kemampuannya bersaing dengan pemain Argentina.

Selain itu, ia membuat tiga tekel dan empat pemulihan, mendapatkan pujian dari jurnalis media pasar Eropa.

Bence Bocsák, jurnalis Eropa yang menulis untuk publikasi besar seperti The Guardian dan The Daily Star, memuji pemain timnas Indonesia Marselino Ferdinan usai pertandingan melawan Argentina.

Dia men-tweet statistik yang mengesankan tentang penampilan Ferdinand melawan tim kuat Argentina, menggambarkannya sebagai pemain dengan potensi besar di sepak bola Eropa pada usia 18 tahun.

Setelah debutnya yang fantastis bersama Persebaya Surabaya, Marselino tidak membuang waktu untuk terbang ke Eropa untuk bertanding.

Dia direkrut oleh tim Belgia KMSK Deinze, dimana dia bermain selama satu setengah musim.

Di tengah musim debutnya, Ferdinand memainkan 11 pertandingan, mencetak empat gol dan memberikan dua assist, awal yang bagus untuk pemain muda yang berkompetisi di Eropa.

Berdasarkan apa yang ditunjukkan oleh Marselino Ferdinan, tidak terlalu berlebihan untuk memprediksi bahwa dia akan memiliki peluang yang signifikan untuk bermain di level yang jauh lebih tinggi di sepak bola Eropa dalam waktu dekat.

Dan negara Inggris bisa menjadi tujuan berikutnya dalam beberapa tahun atau musim mendatang.

Penampilan impresifnya melawan Argentina, termasuk permainannya yang terampil melawan pemain Argentina, membuatnya mendapatkan komentar positif dan kekaguman dari tokoh sepak bola seperti Thiago Almada, Wonderkid dari Argentina.

Marcelino pun membagikan postingan yang memperlihatkan bekas luka di lehernya akibat duel dengan Cuti Romero, serta bertukar kaus dengan Thiago Almada.

Marselino Ferdinan telah membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya oleh Shin Tae Yong tidak salah tempat.

Meski menghadapi juara dunia, tim muda Indonesia berhasil menyamai kekuatan mental Argentina malam itu.

Inilah kisah di balik penampilan impresif Marselino Ferdinan dalam laga melawan Argentina yang menarik perhatian media di Inggris.

Load More