- AS dan Israel memulai blokade maritim terhadap seluruh pelabuhan Iran pada Senin, 13 April 2026, pasca kegagalan perundingan di Islamabad.
- Kebijakan blokade ini memicu lonjakan harga minyak mentah dunia sebesar 7 hingga 8 persen di bursa komoditas global.
- Garda Revolusi Iran merespons ancaman tersebut dengan peringatan keras serta kesiapan menghadapi potensi perang terbuka di wilayah perairan mereka.
Suara.com - Perang agresi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran tampaknya akan kembali terjadi, setelah kebuntuan dalam meja perundingan di Islamabad Pakistan, Senin (13/4/2026).
Sebagai awalan, AS mengumumkan akan mulai memblokade seluruh pelabuhan di Iran Senin sekitar pukul 10.00 Waktu Timur atau sekitar 14.00 WIB.
Dikutip dari Al Jazeera, Komando Pusat AS atau CENTCOM dalam pernyataan resminya pada Minggu (12/4) malam, menegaskan blokade ini akan berlaku bagi "seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran."
Kebijakan ini tidak memandang bulu, mencakup "kapal-kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan dan wilayah pesisir Iran", termasuk pelabuhan-pelabuhan yang berada di kawasan Teluk dan Teluk Oman.
Keputusan ini merupakan eskalasi paling serius sejak perang pecah pada akhir Februari lalu.
Washington berupaya memberikan tekanan maksimal kepada Teheran, setelah jalur diplomasi dianggap gagal memenuhi ekspektasi Gedung Putih.
Navigasi Selat Hormuz dan Revisi Ancaman Trump
Meskipun blokade ini bersifat total terhadap pelabuhan Iran, terdapat sedikit penyesuaian dari ancaman awal yang dilontarkan Presiden Donald Trump.
Sebelumnya, Trump mengancam memblokade seluruh Selat Hormuz secara total. Namun, CENTCOM menyatakan bahwa pasukan AS "tidak akan menghalangi kebebasan navigasi bagi kapal-kapal yang transit di Selat Hormuz menuju dan dari pelabuhan non-Iran,".
Baca Juga: Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan
Langkah mundur ini diduga dilakukan untuk menghindari konfrontasi langsung dengan kapal-kapal dagang internasional yang tidak memiliki kepentingan dengan Iran, serta menjaga pasokan energi global agar tidak benar-benar terhenti.
Namun, koresponden internasional mencatat adanya kerancuan informasi antara retorika keras presiden dan implementasi militer di lapangan.
"Trump mengatakan blokade akan menargetkan setiap dan semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz. Namun CENTCOM mengatakan ini hanya akan menargetkan kapal yang menuju atau dari pelabuhan Iran," lapor jurnalis Al Jazeera, Heidi Zhou-Castro dari Washington.
Harga Minyak Dunia Meroket
Dampak dari pengumuman blokade ini langsung terasa di lantai bursa komoditas global. Harga minyak mentah AS (WTI) melonjak tajam sebesar 8 persen menjadi USD 104,24 per barel segera setelah pengumuman tersebut.
Sementara itu, minyak mentah Brent, yang menjadi standar internasional, meningkat 7 persen menjadi USD102,29 per barel.
Berita Terkait
-
Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan
-
Iran Ngotot Pungut Biaya di Selat Hormuz, PBB: Pelanggaran Hukum Internasional
-
Perundingan Damai Gagal, Armada Angkatan Laut Iran Siap Tempur di Selat Hormuz
-
Perundingan Damai Gagal, Pemerintah Serukan Rakyat Iran Turun ke Jalan Tantang AS
-
Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz, Iran Ancam Tindak Tegas Jika Kapal Militer Mendekat
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup
-
Habiburokhman Bela Seskab Teddy soal 'Inflasi Pengamat': Ada Benarnya
-
Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan
-
Aksi Pemain Abroad Timnas Indonesia di Luar Negeri: Kevin Diks Cedera, Maarten Paes Gahar
-
Provokasi Zionis! Menteri Keamanan Israel Berdoa di Area Khusus Muslim Masjid Al Aqsa
-
Iran Ngotot Pungut Biaya di Selat Hormuz, PBB: Pelanggaran Hukum Internasional
-
Sebut Saiful Mujani Elite Kaya Raya, Habiburokhman: Waspadai Propaganda Hitam Berkedok Kritik
-
Perundingan Damai Gagal, Armada Angkatan Laut Iran Siap Tempur di Selat Hormuz
-
Perundingan Damai Gagal, Pemerintah Serukan Rakyat Iran Turun ke Jalan Tantang AS
-
Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz, Iran Ancam Tindak Tegas Jika Kapal Militer Mendekat