/
Sabtu, 24 Juni 2023 | 16:28 WIB
Mahasiswa USM menggelar kampanye pendidikan seks remaja (semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) melakukan edukasi soal pendidikan seks usia dini atau remaja di Kelurahan Sawah Besar, Semarang Timur.

Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mahasiswa USM untuk memberikan pemahaman kepada khalayak umum mengenai pentingnya pendidikan seks.

Menurut Aulia Faza Mahardika dalam keterangan rilisnya, pendidikan seks usia remaja dirasa perlu karena pihaknya banyak melihat kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak atau remaja di bawah umur belakangan ini.

Selain itu, perkembangan zaman seperti merebaknya pengaruh sosial media juga dirasa memberikan dampak bagi para remaja.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Edi Nurwahyu Julianto mengatakan bahwa perkembangan dunia digital banyak membawa perubahan, baik secara positif maupun negatif.

Dia meminta masyarakat, terutama orang tua untuk mengawasi anaknya untuk selalu berhati-hati dalam menggunakannya karena akan terekam dalam sebuah jejak digital.

Promotor Dinas Kesehatan Kota Semarang, Ika Hidayana, mengatakan bahwa saat ini orang tua masih menganggap tabu pendidikan seks dan kesehatan reproduksi jika diajarkan kepada anak.

Padahal, hal tersebut seharusnya dijadikan sebagai sarana edukasi di lingkungan keluarga agar anak mengerti lebih dalam mengenai hal tersebut.
 
"Dalam masyarakat, pendidikan seksualitas masih dianggap tabu. Seperti ketika anak bertanya mengenai seks, orang tua akan menganggap bahwa mereka belum saatnya untuk mengetahui hal tersebut," terang Ika.

"Oleh karena itu, diharapkan dengan adanya kegiatan ini para orang tua juga anak-anak dapat lebih sadar dan menjaga diri dari seks bebas sebelum menikah," sambungnya.

Baca Juga: 4 Dampak Terlalu Lama Berada di Kamar Ber-AC bagi Si Kecil, Picu Hipotermia

Selain memaparkan materi, Ika Hidayana juga memberikan edukasi dan mengajak para audiens bermain game seputar materi yang diberikan.

Load More