SUARA SEMARANG - Bomber PSIS Semarang Carlos Fortes haris kehilangan salah satu haknya di PSIS Semarang.
PSIS Semarang mencabut penggunaan sesuatu yang penting bagi seorang pemain penyerang di klub Sepak Bola, seperti yang dimiliki Carlos Fortes.
Carlos Fortes pemain depan asal Portugal itu harus memulai musim baru Liga 1 2023/2024 dengan semangat yang baru.
Ya, Carlos Fortes harus rela tak memakai nomor punggung sebagai seorang striker di PSIS Semarang.
Angka keramat bagi seorang penyerang di dunia Sepak Bola yakni '9' tak boleh lagi dikenakan Carlos Fortes di PSIS Semarang.
sebagai gantinya Carlos Fortes menggunakan angka 90 untuk nomor punggungnya.
PSIS Semarang punya alasan tertentu di mana Carlos Fortes tak bisa memakai angka atau nomor punggung '9' di klub berjuluk Mahesa Jenar tersebut.
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi memensiunkan angka '9' di PSIS Semarang, sehingga saat ini tak boleh ada yang memakainya termasuk Carlos Fortes sekalipun.
"Speech dari Bapak CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi sekaligus pengumuman memnesiunkan nomor 9 sebagai penghormatan kepada Alm Erik Dwi." ujar CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi, Sabtu Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu 24 Juni 2023.
Baca Juga: Live Score PSIS VS Phnom Penh Crown FC, Yoyok Sukawi dan Keyakinan Skuad Terbaru
Hal itu diungkapkan Yoyok Sukawi jelang laga persahabatan PSIS Semarang Vs Phnom Penh Crown FC.
Klub asal Kamboja itu diundang untuk jalani laga ujicoba melawan tuan rumah PSIS Semarang.
Dengan pencabutan angka keramat bagi seorang penyerang itu, publik tentu menyoroti akan performa Carlos Fortes ke depan.
Apakah kehilangan angka 9 sebagai penyerang akan membuatnya kehilangan kesaktian, atau justru sebaliknya.
Menarik untuk memantau aksi Carlos Fortes bersama PSIS Semarang ke depan.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan