SUARA SEMARANG - Catatan mengejutkan dari Pratama Arhan musim ini karena lemparan ke dalam miliknya dihargai sekitar Rp 430 juta.
Meski jarang bermain di klub Tokyo Verdy, kenyataanya harga Pratama Arhan di pasaran justru meningkat tajam.
Lemparan unik Pratama Arhan dinilai menjadi salah satu penyebab mengapa harga bek kiri Timnas Indonesia ini melonjak per akhir Juni 2023.
Nama Pratama Arhan benar-benar tenggelam di Tokyo Verdy musim ini karena kesulitan menembus skuad utama.
Bahkan Pratama Arhan baru sekali dimainkan dan itupun bukan di liga melainkan Piala Kaisar yang merupakan kompetisi pelengkap.
Meski demikian, Pratama Arhan sukses mencuri perhatian publik Jepang saat itu karena lemparan ke dalamnya mampu dikonversi menjadi gol kemenangan Tokyo Verdy.
Ditambah lagi gaya bermain Pratama Arhan di Timnas Indonesia yang impresif maka harga pasaran dirinya yang sempat anjlok kini melonjak lagi.
Pratama Arhan pernah mencatatkan harga tertinggi pada tahun 2021 silam saat awal bergabung dengan Tokyo Verdy dengan nominal Rp 5,65 miliar.
Setelah itu, harga Pratama Arhan langsung anjlok di kisaran Rp 4,35 miliar di awal tahun 2023 sebagaimana yang dicatat oleh transfermarkt.
Baca Juga: Tes Medis Bareng Young Gun Singapura, Marselino Ferdinan Diduetkan Pelatih KMSK Deinze
Namun setelah aksi lemparan kedalam Pratama Arhan di Tokyo Verdy dan Timnas Indonesia maka harga di pasaran naik lagi meski belum sebesar angka yang pernah ia catatkan.
Per 27 Juni 2023 ini harga pasaran Pratama Arhan menyentuh nilai Rp 4,78 miliar atau naik Rp 430 juta.
Hal itu menjadi jelas menjadi momen apik Pratama Arhan sebelum kontraknya bersama Tokyo Verdy habis.
Hingga saat ini Pratama Arhan sudah hampir dua musim bersama klub kasta kedua Jepang tersebut.
Masa kontrak Pratama Arhan di Tokyo Verdy akan habis pada 31 Januari 2024 atau tinggal tersisa 7 bulan lagi.
Jika melihat grafik permainan Pratama Arhan dan menit bermain yang diperoleh, banyak fans yang meminta untuk pindah klub.
Berita Terkait
-
Perkenalkan Duo Jepang, Erick Thohir Resmi Dapat CV Calon Pelatih Dari Negeri Sakura
-
Asnawi Mangkualam Dapat Perbandingan Langsung Virgil Van Dijk Dari Bintang MU Garnacho
-
Downgrade Pratama Arhan, Terjun Bebas Miliaran Rupiah di 2 Musim Semenjak Gabung Tokyo Verdy
-
Pajang Pratama Arhan, Timnas Indonesia Ditolak Fans Harimau Malaya di FIFA Match Day
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati