SUARA SEMARANG - Bek Timnas Indonesia Pratama Arhan mengalami kemunduran sejak bergabung dengan klub Jepang Tokyo Verdy.
Kemunduran atau downgrade Pratama Arhan ini bisa dilihat dari aspek menit bermain, gaya bermain hingga nilai pasar.
Pratama Arhan pun banyak disarankan untuk segera berpindah dari Tokyo Verdy dan berlabuh di klub baru yang memberikan lebih banyak menit bermain.
Penurunan yang terlihat jelas dari Pratama Arhan adalah harga di bursa transfer yang jatuh lebih dari Rp 1 miliar.
Jika di tahun 2021 awal, harga pasaran Pratama Arhan Rp 1,30 miliar kemudian naik menjadi Rp 4,35 miliar di pertengahan tahun.
Harga Pratama Arhan semakin melambung saat di akhir musim bersama klub lamanya di Semarang dengan nilai Rp 5,65 miliar.
Harga yang sama masih bertahan saat Pratama Arhan berseragam Tokyo Verdy di tahun 2021.
Namun dua musim bermain di klub Jepang tersebut, harga pasaran Pratama Arhan terjun bebas.
Saat ini, dikutip dari footballstatistik, harga Pratama Arhan menjadi Rp 4,35 miliar atau kembali ke pertengahan tahun 2021.
Baca Juga: Langgar Aturan FIFA, PSIS Semarang dan PSS Sleman Terancam Denda Rp 200 Juta, PSSI Sentil Suporter
Nominal Pratama Arhan itu sejalan dengan jumlah menit bermain bersama Tokyo Verdy di kasta kedua Jepang.
Di musim ini, Pratama Arhan baru sekali bermain untuk Tokyo Verdy selama 90 menit itupun di Piala Kaisar.
Meski baru sekali bermain, sejatinya Pratama Arhan mencuri perhatian dengan aksi lemparan kedalam yang berujung gol.
Namun, sepertinya pelatih Tokyo Verdy tak terlalu melihat skil Pratama Arhan itu sebagai sesuatu yang spesial.
Sehingga Pratama Arhan kembali tak masuk di daftar line up Tokyo Verdy di laga berikutnya.
Melihat kondisi Pratama Arhan yang jarang diturunkan, maka fans meminta si pemain untuk berpindah klub meski tetap di luar negeri.
"Harga pasar turun malah bagus bisa aja di beli klub luar negeri yang lain karena harga murah, terus bisa aja dia perfom di klub barunya," tulis @22tsni29.
Meski minim waktu bermain, namun Pratama Arhan selalu mendapatkan kepercayaan di Timnas Indonesia.
Pratama Arhan selalu menyegel satu tempat di posisi bek kiri saat Timnas Indonesia memainkan laga internasional resmi.***
Berita Terkait
-
Pajang Pratama Arhan, Timnas Indonesia Ditolak Fans Harimau Malaya di FIFA Match Day
-
Diganjar MOM, Asnawi Mangkualam Capai Harga Rp 5,65 Miliar di Bursa Transfer
-
Eks PSIS Semarang Lama Menghilang, Hari Nur Yulianto Gabung Klub Hijau Putih
-
Pratama Arhan Kehilangan Rp 700 Juta Dari PSIS Semarang Saat Terbang ke Tokyo Verdy
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi