SUARA SEMARANG - Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) Imigrasi Semarang bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan instansi vertikal Kabupaten Demak telah mengadakan operasi gabungan di kawasan Wonosalam, Demak.
Operasi gabungan ini ditujukan untuk memeriksa PT Lucky Textile Semarang III. Selama kegiatan ini berlangsung, dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen dan aktivitas Warga Negara Asing (WNA) sesuai dengan bidang masing-masing.
Dalam operasi ini, pihak Imigrasi tidak menemukan adanya pelanggaran keimigrasian, baik terkait dengan tenaga asing ilegal maupun penyalahgunaan izin tinggal investor asing. Prinsipnya, kehadiran orang asing atau investor asing diharapkan dapat memberikan manfaat yang positif bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Hasby Munaza, Kepala Subseksi Penindakan Keimigrasian, menjelaskan bahwa operasi gabungan Tim PORA merupakan hasil sinergi antara berbagai instansi yang menunjukkan konsistensi Imigrasi Semarang dalam melakukan pengawasan terhadap kegiatan orang asing dan penegakan hukum di bidang keimigrasian.
"Selama operasi, tim gabungan telah memeriksa seluruh dokumen keimigrasian, termasuk paspor dan izin tinggal. Semua dokumen tersebut terbukti sah dan tidak ada indikasi penyalahgunaan izin tinggal," ungkap Hasby.
Dengan kerjasama antara Tim PORA dan TIMPORA Kabupaten Demak, operasi ini berhasil menunjukkan keselarasan upaya pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian. PT Lucky Textile Semarang III dan WNA yang terlibat dalam kegiatan di lokasi tersebut dapat melanjutkan aktivitas mereka dengan aman dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Berita ini menunjukkan komitmen Imigrasi Semarang dalam menjalankan tugas pengawasan kegiatan orang asing dengan baik. Sinergi antarinstansi juga memberikan keyakinan bahwa tindakan penegakan hukum keimigrasian dilakukan secara konsisten dan efektif untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Demak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Usai Eksekusi, Hotel Sultan Mulai Dikosongkan
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?