SUARA SEMARANG - Tingkatkan wirausahawan muda di Indonesia, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) lakukan grand launching program Wirausaha Merdeka (WMK).
Udinus pun menjadi salah satu Perguruan Tinggi Pelaksana (PTP) dari 34 Perguruan Tinggi di Indonesia yang dipercaya menjalankan program tersebut.
Grand launching program WMK dilaksanakan di Gedung E lantai 3 Udinus dan diikuti seluruh jajaran Udinus serta para mahasiswa. Pemukulan gong yang dilakukan oleh Rektor Udinus, Prof.Dr.Ir. Edi Noersasongko, M.Kom menjadi pertanda resminya program WMK di Udinus.
Secara resmi program mengusung tema Precision Technopreneurship itu, diperuntukkan tak hanya untuk mahasiswa Udinus, namun juga untuk mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Tema tersebut mengartikan bahwa dalam pelaksanaan Program Wirausaha Muda Merdeka, Udinus mengembangkan program dengan berbasis Teknologi Presisi menggunakan pendekatan Artificial dan Business Intelligence dalam upaya Penguatan Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan.
Penanggung Jawab PTP Program WMK Udinus, Dr. Kusni Ingsih, M.M., mengajak mahasiswa Indonesia Untuk memanfaat kesempatan ini sebaik mungkin.
Udinus berhasil lolos setelah mengikuti berbagai proses seleksi yang dilakukan oleh reviewer dari pengelola Program Wirausaha Merdeka.
Dengan beberapa komponen penilaian meliputi profil PT, program kewirausahaan yang diusulkan, serta perencanaan dan pengelola keuangan. Udinus pun mendapatkan kuota maksimal 400 mahasiswa.
“Dengan terpilihnya Udinus sebagai salah satu PTP tentu ini kesempatan yang sangat baik, serta kuota itu kami bagi menjadi 60 persen untuk mahasiswa Udinus dan 40 persen untuk mahasiswa luar Udinus. Kami menghimbau agar mahasiswa Udinus dapat berpartisipasi dan menjadikan ini sebagai wujud realisasi dari komitmen berkontribusi nyata untuk Indonesia,” jelas Dr.kusni Ingsih, MM yang juga Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Udinus.
Baca Juga: Udinus Jadi Veneu Cabor Panjat Tebing Popda Jateng 2023, Siapkan Beasiswa Kuliah Atlet
Tambah Dr. Kusni Ingsih, Program ini akan berfokus untuk memberikan ruang pembelajaran yang inovatif di luar perkuliahan pada umumnya. Mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi mereka agar dapat menjadi sumber daya yang unggul.
“Kami berharap melalui WMK Udinus, mahasiswa dapat terlibat dan mengubah mindset mereka terkait berwirausaha, mampu membekali diri dengan kompetensi kewirausahaan, hingga mampu membuat prototipe usaha sendiri,” tegasnya.
Selepas melaunching Program WMK Udinus, Rektor Udinus, Prof.Dr.Ir. Edi Noersasongko, M.Kom mengungkapkan bahwa teknologi sangat lekat dalam berwirausaha.
Menurutnya terdapat dua hal yang harus dilakukan dalam menjalankan berwirausaha berbasis teknologi.
Pertama mengetahui kebutuhan dasar dan kedua mengetahui kebutuhan teknologinya. Program WMK di Udinus pun menjadi sarana yang sangat bagi mahasiswa untuk mendapatkan ilmu dan pengarahan langsung dalam membangun sebuah usaha.
“Robot Gamelan hingga Robot Catur Kampus Udinus (Rocaku) menjadi salah satu hasil dari berwirausaha berbasis teknologi. Barang yang awalnya dianggap kuno dengan sentuhan teknologi menjadi sangat bernilai itulah wirausaha berbasis teknologi,” ungkap Rektor Udinus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya