SUARA SEMARANG - Srikandi Ganjar terus berinovasi dengan program sosialisasinya melalui pelatihan pembuatan telur asin asap khas Brebes di Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Putri Meilani, Koordinator Wilayah (Korwil) Srikandi Ganjar Jawa Tengah, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan antar masyarakat Brebes serta melestarikan kuliner yang telah melegenda di Kabupaten Brebes.
"Pelatihan pembuatan telur asin asap kami adakan sebagai upaya melestarikan kuliner khas Brebes, dan kami juga ingin menjalin silaturahmi dengan perempuan di Brebes," ujar Putri.
Sebagai langkah awal pelatihan ini, Srikandi Ganjar memberikan pemahaman tentang proses produksi pembuatan telur asin asap berkualitas dengan didampingi oleh mentor berpengalaman.
"Hari ini, kami memulai dengan mempelajari proses produksi, seperti pembuatan adonan menggunakan garam, batu bata merah, dan abu gosok, serta persiapan telur bebek yang dimasak hingga matang. Selanjutnya, telur tersebut ditaburi adonan dan diasapi hingga berwarna kecoklatan selama beberapa hari," jelasnya.
Putri menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Srikandi Ganjar dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dimana para peserta akan terus didampingi dan diberikan bantuan fasilitas serta keterlibatan dalam membuka usaha selama kegiatan yang diadakan oleh Srikandi Ganjar.
"Ini akan menjadi bagian dari program Srikandi Ganjar Jawa Tengah dalam mendukung UMKM. Kami ingin memastikan bahwa mereka dapat berwirausaha dan mandiri secara finansial, dan dengan kondisi saat ini, hal tersebut sangat memungkinkan," kata Putri.
Putri menyatakan bahwa para peserta merespons kegiatan ini dengan baik dan siap mendukung setiap agenda yang diselenggarakan oleh Srikandi Ganjar.
"Mereka sangat antusias dengan pelatihan ini, mereka ingin belajar dan mengembangkan produk khas Brebes menjadi potensi usaha yang dapat terus diinovasikan," tambah Putri.
Baca Juga: Pengumuman! Mulai Oktober Penerbangan Bandara Husein Pindah ke Bandara Kertajati
Putri berharap agar perempuan di Jawa Tengah semakin inovatif dalam menemukan tren baru dalam pengolahan dan pemasaran telur asin khas Brebes, sehingga dapat dikenal secara luas.
"Kami berharap dapat melihat hasil yang nyata dari perempuan milenial di Brebes. Kami ingin mereka berinovasi dan mandiri dalam pengembangan usaha," tutur Putri.
Kedepannya, Putri telah merencanakan sejumlah agenda, salah satunya adalah pelatihan seni ukir khas Jepara.
"Kedepannya, kami akan mengeksplorasi potensi perempuan di wilayah tersebut, salah satunya dengan mengadakan pelatihan seni ukir di Kabupaten Jepara yang terkenal dengan kesenian dan tradisi seni ukirnya," ungkap Putri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Gerbong Perempuan Dipindahkan, Cukupkah untuk Menjamin Keselamatan?
-
Sikat Espanyol, Real Madrid Jaga Asa Buru Gelar Juara Liga Spanyol
-
Kalakan Parma, Inter Milan Kunci Gelar Juara Liga Italia 2025/2026
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian di Balik Kecelakaan KRL, 31 Saksi Diperiksa
-
Ulasan Buku Kamu Tidak Salah, Ketika Empati Menjadi Kunci Penyembuhan
-
Cekcok Soal Knalpot Bising Berujung Penikaman, Pemuda di Gowa Kritis
-
Wujudkan Rumah Impian di BRI x REI Expo 2026, Tawarkan Bunga KPR Mulai 1,75 Persen
-
Pemkot Makassar Bentuk Relawan Khusus untuk Jemput Anak Putus Sekolah
-
Kapan Pasien Diabetes Wajib Pakai Insulin? Ini Penjelasan Medisnya
-
Saifuddin, Imam Tunanetra Menabung 20 Tahun Demi Naik Haji