Jum'at, 07 Juli 2023 | 17:20 WIB
Program Difablepreuneurship, sebanyak 30 penyandang disabilitas mendapat pelatihan kewirausahaan. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Sebanyak 30 penyandang disabilitas di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi mendapat pelatihan kewirausahaan melalui Program Difablepreuneurship. Mereka mendapatkan pelatihan softskill dan hardskill untuk menopang usahanya, baik yang akan dirintis atau sedang berjalan.

Para peserta yang ikut dalam program ini terdiri dari beragam disabilitas, seperti penyandang tuna netra, tuna daksa, tuna rungu, mental bipolar, serta down syndrom. Mereka mendapatkan pembekalan materi soft skill berupa mindset untuk motivasi usaha, integrity, leadership, keterampilan berkomunikasi, dan storytelling.

Sedangkan dari sisi hard skill, para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan berupa literasi keuangan, pemasaran digital, keberlanjutan bisnis serta usaha kuliner.

Ignatius, salah satu peserta penyandang tuna netra mengakui bahwa Program Difablepreuneurship ini sangat bermanfaat bagi pengembangan usahanya. Warga Depok ini memiliki usaha produksi sabun ramah lingkungan, yang siap memperluas pasar dengan memperkuat promosi melalui media sosial dan marketplace.

“Saya sangat tertarik dengan materi digital marketing dan literasi keuangan. Materi-materi tersebut bisa langsung saya terapkan untuk usaha saya,” ujarnya.

Program Difablepreuneurship diadakan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero), yang sejalan dengan Program TJSL Kementerian BUMN terkait dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program ini menyasar poin 10 SDGs, yakni untuk mengurangi ketimpangan dalam menciptakan inklusi bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan dan pemberian bantuan alat bantu kepada penyandang disabilitas.

“Selama tiga hari, mereka mendapatkan coaching dari para fasilitator berpengalaman di bidang entrepreneurhip. Dengan adanya pelatihan ini, kita berharap para penyandang disabilitas bisa menjalankan usahanya secara mandiri,” ujar Perwakilan Departemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Dimas Giri Prabowo, Jumat (7/7/2023).

Program TJSL PT Pelindo mengacu pada tiga prioritas, yaitu pemberdayaan ekonomi UMKM, pendidikan, dan program keberlanjutan lingkungan. 

Baca Juga: Kewirausahaan Diharapkan Jadi Ujung Tombak Ekonomi Daerah

Load More