SUARA SEMARANG - Sebagai informasi jika lokasi kecelakaan maut yang melibatkan kereta api dan truk hingga meledak dan terbakar terdapat tempat sakral ritual malam 1 Suro di Kota Semarang.
Lokasi kecelakaan ada di perlintasan rel Madukora Kota Semarang, berseberangan dengan aliran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB).
Sungai Banjir Kanal Barat merupkan sungai buatan yang sangat besar, gabungan dua aliran sungai yakni Sungai Ungaran dan Sungai Kreo atau Kali Garang.
Jarak sekitar 4 KM dari lokasi kecelakaan maut tersebut, bertemulah muara sungai antara Sungai Ungaran dan Kali Garang.
Dari lokasi muara sungai itu pula lah terdapat tempat sakral untuk ritual saat malam 1 Suro tiba setiap tahunnya.
Masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya akan datang ramai-ramai setiap malam 1 Suro untuk melakukan ritual yang dinamai kungkum (berendam).
Lokasi ritual malam 1 Suro tersebut dinamai Tugu Soeharto, sesuai namanya sebab terinspirasi oleh Presiden Soeharto.
Konon cerita awalnya, Presiden Soeharto saat aktif sebagai tentara dan berjuang perang melawan Belanda terselamatkan oleh aliran muara sungai tersebut.
Presiden Soeharto kala itu yang masih berpangkat Letnan Kolonel terjebak saat dikejar oleh pasukan Belanda pada masa agresi militer.
Terdesak oleh kejaran Belanda, Soeharto muda lalu terjun ke muara sungai tersebut, dia berendam beberapa lama untuk bersembunyi dengan cara kungkum semedi.
Hingga Belanda tak bisa menemukan padahal lokasi sangat mudah untuk dicari.
Namun pasukan Belanda tak melihat dan gagal menemukan Soeharto yang terjun ke muara sungai Ungaran dan Kali Garang.
Kabar selamatnya Soeharto oleh kejaran tentaran Belanda pun beredar luas. Hingga akhirnya lokasi semedi kungkum di sungai tersebut menjadi perbincangan.
Lokasi muara sungai tersebut kemudian dipercaya masyarakat sebagai tempat yang mampu melindungi diri dari marabahaya, yang selanjutnya jadi tempat ritual kungkum setiap malam 1 Suro.
Berjalannya waktu, hingga sampai sekarang lokasi muara sungai itu jadi tempar rutin ritual malam 1 Suro oleh masyarakat umum.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
BRI Perkuat Layanan Pekerja Migran, Remittance Tumbuh 27,7%
-
Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?
-
Pelangi di Mars, Ketika Film Anak Gagal Memahami Anak
-
Puasa Syawal 2026 Mulai Kapan? Ini Beda Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport
-
9 Inspirasi Gaya Lebaran Couple Artis 2026 yang Paling Mencuri Perhatian
-
Ekonom UGM Wanti-wanti: Jangan Sampai WFH Demi Hemat BBM 'Bunuh' Warung dan Ojol
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Pria Punya Hak untuk Menangis: Belajar Mengolah Duka dari Mencuci Piring