/
Rabu, 19 Juli 2023 | 15:13 WIB
PSIS Semarang akan kontrak 30 tahun Stadion Jatidiri. (youtube/Falfal Nick)

SUARA SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang melakukan langkah berani dengan mencoba mengontrak Stadion Jatidiri dalam jangka panjang.

Tak tanggung-tanggung, PSIS Semarang bersedia mengontrak Stadion Jatidiri setidaknya 30 tahun sebagai home base untuk latihan maupun laga resmi.

Dengan kontrak 30 tahun, maka semua pemeliharaan akan ditanggung manajemen PSIS Semarang dan pemerintah akan mengeluarkan biaya Rp 0.

Niatan mengontrak Stadion Jatidiri jangka panjang itu terungkap saat Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi membahas capaian Persita Tangerang mengontrak Stadion Indomilk.

Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi terlihat iri dengan keberhasilan klub tersebut menggunakan Stadion milik Pemkab Tangerang.

Dalam obrolan tersebut, Yoyok Sukawi ingin melakukan hal serupa untuk PSIS Semarang namun terdapat sejumlah kendala.

Padahal, jika Stadion Jatidiri dikelola oleh klub sepakbola termasuk PSIS Semarang maka semua perawatan dan pemeliharaan dilakukan oleh klub tersebut.

Menurut CEO PSIS Semarang itu, sebuah stadion akan pas dikelola oleh orang yang benar-benar paham dengan olahraga sehingga akan mengerti dengan detil apa saja kebutuhan stadion.

"Aku kan nyari payungnya (landasan hukum).... ndak ada," ujar Yoyok Sukawi.

Baca Juga: Gol Free Kick Marselino Ferdinan Tandai Ancaman Emmen FC Sebelum Kembali ke Dakota Arena

Selanjutnya Yoyok Sukawi menyampaikan tak ada peraturan pemerintah yang bisa dijadikan landasan hukum.

Demikian juga dengan peraturan di pemerintahan di bawahnya juga belum ditemukan celah bagi PSIS Semarang untuk mengontrak Stadion Jatidiri jangka panjang.

"Peraturan pemerintah nggak ada, Pergub nggak ada, Perbup nggak ada," kata Yoyok Sukawi.

Jika benar akan mengontrak Stadion Jatidiri jangka panjang, maka manajemen PSIS Semarang bisa jadi harus segera berkoordinasi dengan Gubernur Ganjar Pranowo atau Pemprov Jateng.

Mengingat Stadion Jatidiri yang menjadi kandang PSIS Semarang saat ini adalah milik Pemprov Jateng yang dipimpin oleh Gubernur Ganjar Pranowo.

Dalam pembicara itu ada usulan PSIS Semarang mengontrak Stadion Jatidiri dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

PSIS Semarang juga disarankan melengkapi dengan legal opinion dari Kejaksaan karena berkaitan dengan aset milik pemerintah.

Jika deal PSIS Semarang mengontrak Stadion Jatidiri 30 tahun maka kedua belah pihak akan sama-sama untung.

PSIS Semarang sudah tidak bingung mencari home base dan pemerintah daerah bisa menghemat anggaran pemeliharaan tiap tahunnya.

Kontrak jangka panjang klub dengan pemerintah sebagaimana wacana PSIS Semarang di Stadion Jatidiri bukan kali ini saja.

Presiden Persita Tangerang Rully Zulfikar melalui akun instagramnya menuliskan dukungan pada manajemen PSIS Semarang.

"PSIS iso yok masku Yoyok Sukawi biar industri sepakbola di indonesia bisa berkembang di Indonesia…kalau saja di semua daerah dikelola secara baik dan profesional insyaallah sepak bola Indonesia akan maju… yok iso yok PSIS Semarang sukses masku Yoyok Sukawi," @a.rully.z.

Wacana manajemen PSIS Semarang untuk mengontrak 30 tahun Stadion Jatidiri ini juga mendapatkan dukungan dari suporter.***

Load More