SUARA SEMARANG - Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengganti nama klub yang sudah ia besarkan.
Ada indikasi perubahan nama PSIS Semarang oleh CEO Yoyok Sukawi ini usai melakukan "studi banding" ke stadion mewah yang digunakan oleh Persita Tangerang.
Pernyataan perubahan nama klub PSIS Semarang itu disampaikan langsung oleh Yoyok Sukawi saat masih berada di stadion tersebut.
Semula Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi membicarakan perihal keberhasilan Persita Tangerang mengontrak Stadion Indomilk.
Tak tanggung-tanggung, masa kontrak 30 tahun membuat Yoyok Sukawi iri dan menginginkan PSIS bisa melakukan hal yang sama.
Andai PSIS Semarang bisa mengontrak Stadion Jatidiri maupun Stadion Citarum dalam jangka waktu yang lama dinilai akan menguntungkan kedua belah pihak.
Namun, hal itu masih sulit dilakukan oleh PSIS Semarang dan Yoyok Sukawi memaparkan kendala-kendalanya.
Yoyok Sukawi menyatakan belum ada payung hukum dari pemerintah yang bisa digunakan PSIS Semarang untuk melakukan hal itu.
"Aku kan nyari payung hukumnya. Peraturan pemerintah nggak ada, Pergub nggak ada, Perbup nggak ada," ujar Yoyok Sukawi.
Baca Juga: Wikipedia Sudah Unggah Park Hang Seo Pelatih Persib Bandung, Langsung Dapat Welcome
Mengacu pada Persita Tangerang, PSIS Semarang dan Yoyok Sukawi diminta mencari celah kerjasama dengan skema KPBU atau Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha.
Dengan KPBU maka akan ada kerjasama pemerintah Kota Semarang atau Pemprov Jateng dan PSIS Semarang dalam operasional stadion dan pemeliharaannya.
Persita Tangerang juga "mengajari" PSIS Semarang terkait legal opinion dari kejaksaan karena stadion dinilai sebagai aset oleh pemerintah sebagai pemiliknya.
Dengan skema tersebut, pemerintah dinilai akan untung dan klub termasuk PSIS Semarang juga akan untung.
Alasanya, semua biaya operasional ditanggung oleh pihak kedua atau klub dan Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi siap untuk biaya-biaya itu.
Sementara Pemerintah bisa Rp 0 dalam anggaran pemeliharaan stadion dan semuanya ditanggung klub.
Berita Terkait
-
Vitinho Absen 2 Pekan, Gali Freitas Berpotensi Jadi Starter saat PSIS Semarang vs PSS Sleman
-
Ze Valente Bela Brylian Aldama yang Dihujat Netizen Usai Gagal Bobol Gawang PSIS Semarang
-
Pelatih PSIS Lihat Kehebatan Alfeandra Dewangga sebagai Gelandang saat SEA Games
-
Cair! Bonus Kemenangan PSIS Semarang vs Persebaya Total Rp 200 Juta, Yoyok Sukawi sampai Tepok Jidat
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar