SUARA SEMARANG - Kedatangan Gali freitas diawal kompetisi BRI Liga 1 sempat dicibir. Kini PSIS Semarang dan wonderkid Timor Leste membuktikannya sebagai pembelian tersukses kuota pemain ASEAN (Asia Tenggara) di Liga 1.
Nama Gali Freitas memang tak semoncer para pemain ASEAN lainnya yang ada di 18 klub Liga 1. Tak ada embel-embel keturunan darah campuran Eropa. Tapi kini bersama PSIS menjelma jadi pemain yang bakal merontokan lawan-lawannya.
Sejak bergulirnya regulasi terbaru PSSI tentang mewajibkan satu slot kuota pemain ASEAN di musim Liga 1 2023-2024. PSIS langsung bergerak mencari beberapa nama kandidiat.
Munculnya Gali Freitas pun pada detik-detik terakhir bursa transfer pemain segera ditutup untuk pendaftaran nama skuad pemain BRI Liga 1.
Di saat klub Liga 1 lainnya berburu pemain ASEAN dengan level kompetisi setara dengan di Indonesia. PSIS Semarang malah melirik Timor Leste, Gali Freitas didatangkan.
Kualitas Gali Freitas pun banyak dipertanyakan sebab level kompetisi sepak bola Timor Leste jauh di bawah Liga 1. Apalagi menjadi sejarah sebagai kedatangan pertama pemain dari Bumi Lorosae ini di Liga 1.
Terlebih selama pertemuan di level internasional, Indonesia selalu menang lawan Timor Leste.
Belum lagi cibiran soal isu pencurian usia Gali Freitas saat ajang Piala AFF U15 di Thailand di 2019 lalu. PSSI dan dan beberapa federasi sepak bola negara lain sempat melakukan protes.
Protes yang dilakukan di tengah-tengah turnamen itu kemudian ditanggapi dengan penyelidikan AFF. Keputusan AFF kemudian menyatakan menolak protes atas dugaan pencurian umur Gali Freitas.
PSIS dan Gali Freitas tetap bergeming ditengan isu tersebut, dijawab dengan performa di lapangan. Pemain yang beroperasi di sektor sayap ini sukses mencetak 3 gol dan 3 asist dari delapan kompetisi BRI Liga 1 yang berjalan.
Gaya permainan Gali Freitas banyak dipuji dengan fleksibilitasnya di lapangan. Ia bisa ada di sayap kanan, sayap kiri maupun penyerang lubang.
Dribel bola khasnya adalah gocekan dengan akselerasi sprint yang sukar ditebak para pemain lawan. Gali Freitas juga bukan pemain cengeng yang jika dijatuhkan harus bersandiwra demi sebuah pelanggaran.
Selain itu, tendangan keras dan akurasi umpannya juga sangat matang. Terutama saat fast break mendekati kotak 16 besar pertahanan lawan.
Catatan menariknya, Gali Freitas muncul dari pemain bangku cadangan. Ia melapisi posisi Vitiho atau Ryan Ardiansyah di sektor sayap kanan maupuan Taisei Marukawa.
Sebagai pemain pengganti, julukan sang supersub pun melekat padanya. Masuknyab dia dilapangan menggantikan pemain starting eleven selalu menjadi pembeda bagi PSIS Semarang.
Kekinian PSIS Semarang mulai sering memainkan Gali Freitas sebagai starter menggantikan Vitinho maupun pemain lainnya.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123