SUARA SEMARANG - PSSI tak hentinya memberikan sanksi kepada klub Liga 1 yang dinilai lalai atau indisipliner saat pertandingan. Kini PSIS Semarang kembali terima sanksi terbaru dari PSSI.
Kali ini PSIS Semarang mendapat sanksi dari PSSI, dimana bukan akibat ulah para pemain atau suporter tapi sang pelatih Gilbert Agius. Hal itu terjadi saat laga tandang dengan Dewa United.
Kejadian pelatih Gilbert Agius pun menambah sanksi PSSI yang tak berujung bagi PSIS Semarang. Sang pelatih asal Malta kena teguran keras.
Manajemen PSIS Semarang akhirnya kembali menerima surat dari Komisi Disiplin PSSI untuk kesekian kalinya pada Rabu 16 Agustus 2023.
Kali ini, Komdis PSSI menganggap pelatih Tim PSIS Semarang, Gilbert Agius melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.
Pasalnya, Komdis PSSI mendapati Gilbert Agius menghempaskan dan atau membanting botol minuman di pinggir lapangan.
Gilbert Agius banting botol sebagai bentuk protes kepada perangkat pertandingan saat PSIS jumpa Dewa United.
PSSI telah mengumpulkan dengan bukti-bukti yang cukup kuat untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.
Atas peristiwa tersebut, Gilbert diberi teguran keras oleh Komdis PSSI.
Menanggapi hal ini, Yoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer (CEO) PSIS mengatakan legawa dan akan mengingatkan kembali kepada official team PSIS untuk dapat menahan emosi ketika pertandingan berlangsung.
“Kami menerima sanksi buat official karena memang kemarin panas situasinya di pertandingan dan ke depan kami akan kembali saling mengingatkan untuk lebih tertib,” kata Yoyok Sukawi.
Sebelumnya, rentetan sanksi Komdis PSSI diterima oleh PSIS. Dari sanksi denda para pemain, klub, suporter hingga panpel pertandingan.
Terberat dengan sanksi yang terjadi oleh Carlos Fortes yang dilarang bermain tiga kali pertandingan. Kemudian sebelumnya sanksi akibat ledakan petasan di Tribun Timur saat menang lawan Arema FC.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan