Lokasi berdirinya Super Blok The Pakuwon Mall Semarang di bagian atas, menurutnya juga sangat realistis. Selain belum banyak mall juga sebagai pemerataan pembangunan.
"Yang di atas masih belum banyak, ini yang kita harapkan bisa menyebar dari segi pertumbuhan ekonomi, keramaian, kalau di Semarang bawah kan sudah banyak sekali," katanya.
Meski tidak memberikan jelas lokasi pastinya ada di kawasan Semarang bagian atas yang ada dimana.
Sebab, Kota Semarang mempunyai dua kawasan bagian atas yakni di sebelah barat yang dikenal ada BSB City dan di timur ada Gombel.
Di sisi lain, sebuah sumber, yang dirahasiakan, dari salah satu dinas di Pemkot Semarang mengatakan jika The Pakuwon Mall Semarang sudah memiliki lokasi pastinya.
Ia juga memastikan lokasi The Pakuwon Mall Semarang bukan di kawasan BSB City namun ada di kawasan Gombel.
Sumber tersebut menjelaskan jika pengembang The Pakuwon Mall Semarang sudah membeli lahan yang luas di sekitar wilayah Gombel.
Untuk lokasi pastinya di Gombel bagian mana, sumber tersebut masih merahasiakan.
Gombel merupakan kawasan perbukitan yang dikenal dengan Bukit Gombel, terdiri dari Gombel Lama dan Gombel baru.
Baca Juga: The Pakuwon Mall Semarang Mulai Dibangun, Satpol PP Bersihkan Bangunan Liar di Gombel Lama
Lokasi Gombel banyak berdiri bangunan properti seperti hotel dan restoran. Kawasan ini juga menjadi lokasi favorit untuk menikmati hamparan indahnya Kota Semarang, terutama saat malam hari.
Terlebih Gombel juga memiliki area komersil seperti lapangan golf, dekat dengan komplek Akpol Semarang dan kampus Universitas Diponegoro Tembalang
Di sisi lain, Kabar terbaru, proses pembangunan The Pakuwon Mall Semarang bakal segera dimulai. Lokasi lahan proyek Pakuwon Jati tersebut dalam tahap pembersihan.
Lokasi yang ada di Gombel Lama sebagai tempat berdiri The Pakuwon Mall Semarang mulai dibersihkan dari bangunan liar oleh Satpol PP.
Di ketahui Satpol PP Kota Semarang telah diterjunkan untuk menertibkan bangunan liar yang ada di Gombel Lama. Tepatnya di sekitar arah akses lapangan golf.
Sebuah pesan diterima redaksi, pada Kamis 9 Agustus 2023, jika personel Satpol PP Kota Semarang menertibkan bangunan liar dan PKL yang ada di Gombel Lama, lokasi yang bakal digunakan Pakuwon.
"Assalamualaikum
mas mbak besuk kamis ikut yaa
kita mau bantu pkl yg di gombel lama yg rencana unt pakuwon hotel dll
berangkat dari kantor satpol jam 07.30, 9 agustus ranu
tks." demikian bunyi pesan WhatsApp yang diterima.
Sementara itu, dalam penertiban yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang, terapat tiga bangunan rumah yang ditertibkan dengan cara dirobohkan.
Tiga rumah tersebut menurut Satpol PP Kota Semarang merupakan hunian liar. Meski awalnya sempat terjadi ketegangan dengan penghuni, namun penertiban berjalan lancar.
Sebelum merobohkan, petugas mengeluarkan barang-barang milik penghuni ke tempat yang lebih aman. Kemudian, petugas mengerahkan satu alat berat begu untuk merobohkan bangunan.
Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto SH MM mengatakan tiga rumah liar ini berdiri secara permanen di atas lahan milik orang lain.
“Tiga bangunan rumah ini berdiri di atas tanah milik orang lain yang sudah ada sertifikat Hak Milik. Ini bangunannya liar,” kata Fajar.
Selain itu, berdasar informasi dinas Penataan Ruang Kota Semarang, bangunan ini melanggar aturan garis sempadan bangunan (GSB) dan garis sempadan jalan (GSJ). Pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak pemilik bangunan sejak sekitar dua bulan lalu agar membongkar bangunannya secara mandiri. Namun, hingga jelang pembongkaran, tak satu pun bangunan dibongkar mandiri.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Drama Baru Kim So Yeon Tunda Syuting Selama Sebulan, JTBC Beri Penjelasan
-
Salah Kaprah Soal JHT: Bukan Cuma Dana Hari Tua, Bisa Jadi Penyelamat Finansialmu!
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil
-
Niat Puasa Tasua dan Asyura 9-10 Muharram Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya