SUARA SEMARANG -- Bek PSIS Semarang, Wahyu Prasetyo menjadi salah satu pemain yang dipanggil oleh Shin Tae Yong untuk mengikuti pemusatan latihan di Surabaya.
Bersama dengan 23 pemain lainnya, Wahyu Prasetyo diproyeksikan memperkuat skuad Garuda di laga FIFA Matchday, September mendatang.
Dalam pertandingan yang dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya ini, Timnas Indonesia akan melawan Turkmenistan.
Pemanggilan ini juga menjadi debut bagi Wahyu Prasetyo dalam kariernya bersama Timnas Indonesia.
Dukungan bagi pemain yang kerap disapa Hulk ini mengalir dari berbagai pihak. Mulai dari fans, CEO PSIS Yoyok Sukawi, hingga para pemain asing sesama rekan di PSIS.
Carlos Fortes, pemain asal Portugal yang kini menjadi striker di PSIS mengakui kemampuan Wahyu Prasetyo.
Menurutnya, Wahyu Prasetyo layak mendapat kesempatan tersebut.
“Deserve!! Local CB terbaik di liga 1,” tulis Carlos Fortes di media sosial PSIS Semarang.
Ya, statistik Wahyu Prasetyo bersama PSIS Semarang bisa jadi menjadi salah satu daya tarik bagi Shin Tae Yong.
Baca Juga: Tiga Bek PSIS Semarang Terjaring Shin Tae-yon
Klub berjulukan Mahesa Jenar ini menjadi salah satu klub dengan angka kebobolan minim.
Dari 18 klub di liga, kebobolan paling sedikit dimiliki oleh RANS dengan 9 gol. Diikuti Borneo, Barito Putera dan PSIS Semarang dengan 10 gol.
Kokohnya pertahanan PSIS Semarang tak lepas dari andil pemain setinggi 180 cm ini.
Selain Carlos Fortes, Lucas Gama juga turut berbahagia dengan debut rekan satu klubnya tersebut.
"Congratulations broooo !! Kiwkiw," komentar bek asing tim Mahesa Jenar ini di media sosial PSIS Semarang.
Wahyu Prasetyo pun bersyukur atas pemanggilan tersebut dan menyatakan akan memanfaatkannya untuk berproses lebih baik dalam karirnya.
“Yang pertama pasti bersyukur. Di Timnas nanti, saya sendiri akan mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dan berusaha untuk maksimal baik di latihan dan bertanding saat diberi kesempatan oleh pelatih,” katanya.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Situs Pemetaan Calon Murid Baru Jabar Down Saat Pengumuman
-
Metronome oleh izna: Rangkul Identitas Diri Jadi Standar Utama dalam Hidup
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?
-
Mengenal Anjuran Makan Bubur Suro 1 Muharram, Ini Makna dan Resep Spesial
-
Kiosnya Diratakan Alat Berat, Pedagang Puncak Pass Bingung Cari Tempat Jualan Baru
-
Nyore di Kafe Petli: Cerita Reuni dan Langit Senja yang Memilih Sembunyi
-
Xiaomi Buds 6 Resmi Meluncur, Bawa Harman Tuning dan Baterai hingga 35 Jam
-
Sisi Gelap Philadelphia Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Banyak Zombie Berkeliaran
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal